Breaking News:

Kadis PUPR Tanjungbalai Pening Disuruh Cari Uang Rp 1,4 Miliar untuk Suap Penyidik KPK Robin Pattuju

Yusmada bicara blak-blakan saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap penanganan perkara di KPK untuk terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUNNEWS
Sekretaris Daerah Kota Tanjungbalai, Yusmada, saat digiring dari Gedung KPK, Jakarta Selatan, Jumat (27/8/2021).(TRIBUNNEWS) 

TRIBUN-MEDAN.com - Sekretaris Daerah (Sekda) nonaktif Pemkot Tanjungbalai, Yusmada bicara blak-blakan saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan suap penanganan perkara di KPK untuk terdakwa mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (4/10/2021).

Ia menyebut bahwa Wali Kota nonaktif Tanjungbalai M Syahrial pernah menyuruh Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Tety Juliany Siregar mencari dana Rp 1,4 miliar.

Dana tersebut diduga akan digunakan untuk membayar mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju terkait penghentian perkara suap jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai.

Mulanya, Yusmada mengatakan bahwa Syahrial pernah bercerita punya kesepakatan dengan Robin terkait kasus jual beli jabatan di Pemkot Tanjungbalai.

Disebutkan bahwa perkara jual beli jabatan itu bakal naik ke tingkat penyidikan di KPK.

Baca juga: Jaksa Beberkan 11 Bintara Sampai Perwira Polres Tanjungbalai Kompak Jual Sabu Hasil Tangkapan

Syahrial kemudian menjalin kesepakatan dengan Robin untuk menggagalkan perkara tersebut.

Syaratnya, Robin meminta uang Rp 1,4 miliar kepada Syahrial.

"Waktu itu Pak Syahrial menyampaikan bahwa Pak Robin meminta syarat uang Rp 1,4 miliar supaya tak naik penyidikan," kata Yusmada di persidangan.

Atas hal itu, Syahrial meminta Yusmada menghubungi Kepala Dinas PUPR Pemkot Tanjungbalai, Tety Juliany Siregar agar menghadap ke ruangannya.

Keesokan harinya, Tety bercerita kepada Yusmada bahwa dirinya sedang pusing lantaran diminta Syahrial mencarikan uang.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved