Breaking News:

Kota Binjai dan Padangsidimpuan Masuk Kriteria PPKM Level 3, Edy Rahmayadi Kerahkan Tim Satgas Covid

Edy Rahmayadi akan kerahkan tim Satgas Penanganan Covid-19 ke Kota Binjai dan Padangsidimpuan, terkait penerapan PPKM Level 3

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat diwawancarai di depan Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan, Rabu (6/10/2021).(TRIBUN MEDAN/MUSTAQIM INDRA JAYA 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kota Binjai dan Kota Padangsidimpuan masuk kriteria PPKM Level 3.

Berkaitan dengan hal ini, Gubernur Sumatra Utara, Edy Rahmayadi memerintahkan tim Satgas Penanganan Covid-19 Sumut turun ke dua daerah tersebut.

Menurut Edy, diturunkannya tim Satgas Penanganan Covid-19 Sumut bertujuan untuk mencari tahu kondisi sebenarnya.

Sebab, sepengetahuan mantan Ketua Umum PSSI itu, kondisi dua kota tersebut seharusnya tidak masuk sebagai daerah yang menerapkan kriteria PPKM Level 3.

Baca juga: Gubernur Edy Rahmayadi Sakit, Wakil Wali Kota Binjai Gagal Dilantik

"Masih ada dua yang level 3, Padangsidimpuan dan Binjai, saya tak sebut itu. Karena tim saat ini sedang turun hari ini ke Binjai dan Padangsidimpuan. Kondisi Binhai tidak seperti masuk di dalam kriteria Level 3. Sehingga saya pengin tabu ada apa sebenarnya," ungkap Edy, usai melantik Wakil Wali Kota Binjai, Rizky Yunanda Sitepu, Rabu (6/10/2021).

Edy menuturkan, biasanya bila ada perbedaan kebijakan dari pemerintah pusat dengan fakta di lapangan, disebabkan oleh kesalahan petugas dalam menginput data.

"Biasanya adalah pelaporan. Karena menggunakan digital. Karena yang mengawaki itu sering masa bodoh, sehingga terjadi kesalahan atau tidak tepat. Ini yang akan saya pastikan," ucapnya.

Terpisah, Wali Kota Binjai, Amir Hamzah memyebutkan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi dengan Forkopimda Binjai terkait adanya kesalahan penginputan data.

Baca juga: Gagal Dilantik, Papan Bunga untuk Wakil Wali Kota Binjai Bertebaran di Balai Kota

Amir mengaku, Dinas Kesehatan Kota Binjai telah berkoordinasi dengan Dinkes Sumut dan Kementerian Kesehatan terkait kesalahan tersebut.

"Tadi sudah panjang lebar disampaikan bapak gubernur, bahwa memang ada kesilapan input data. Kami semalam sudah rapat dengan forkopimda, ada apa ini. Kenapa ada kesalahan, ini menjadi bahan evaluasi. Saat ini masih kita telusuri," kata Amir di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Medan.

Menurut Amir, seharusnya saat ini Kota Binjai masuk ke dalam kriteria PPKM Level 1, bukan sebagai PPKM Level 3 sesuai dengan kebijakan dari pemerintah pusat.

"Ya kita berharap ke level 1 lah," pungkasnya.(ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved