Breaking News:

Nama Sekda Kabupaten Toba Terseret Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Sound System

Sekda Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus namanya terseret dalam pusaran kasus dugaan korupsi pengaan sound system tahun 2014

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/MAURITS PARDOSI
Sekda Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus mengatakan, belum ada titik temu penyelesaian konflik lahan di Desa Natumingka. 

TRIBUN-MEDAN.COM,TOBA – Dugaan korupsi pengadaan sound system di Kabupaten Toba sudah lama mengendap ditangani Polres Toba.

Dalam kasus ini, nama Sekda Kabupaten Toba Audi Murphy Sitorus disebut-sebut terlibat.

Saat pengadaan sound system ini dilaksanakan tahun 2014 lalu, Audi Murphy Sitorus dipercaya sebagai kuasa pengguna anggaran (KPA). 

Baca juga: Pegawai Puskesmas Ini Kerap Bergaya Lebih, Ternyata Hasil Korupsi Dana JKN BPJS Kesehatan

"Pengadaan sound system ini dilakukan oleh Bagian Umum dan Perlengkapan Pemkab Toba. Kami juga sempat melaporkan kasusnya pada 16 Maret 2015 ke Kejari Toba," kata Adikara Hutajulu, selaku pelapor, Selasa (5/10/2021). 

Dalam perjalanannya, ditemukan adanya indikasi dugaan anggaran yang dilakukan panitia penyelenggara kegiatan.

Akibat adanya indikasi penyimpangan anggaran, Erwin Panggabean, Kepala Bagian Umum dan Perlengkapan Kabupaten Toba kala itu melarikan diri.

Erwin Panggabean masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). 

Baca juga: Terdakwa Terpapar Covid-19, Sidang Dugaan Korupsi Kredit Fiktif Rp 8,1 Miliar Ditunda

Sayangnya, samapi detik ini, Erwin tak kunjung ditangkap. 

"PAD Kabupaten Toba saat itu tidak sampai Rp 25 miliar. Tapi Pemkab Toba malah menganggarkan pengadaan sound system sampai Rp 1 miliar," katanya. 

Kasat Reskrim Polres Toba, AKP Nelson Sipahutar ketika dikonfirmasi mengatakan bahwa kasus ini masih jalan dan dalam penyelidikan.(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved