Breaking News:

Sejumlah SPBU di Kota Medan Alami Kelangkaan Premium dan Pertalite

Diakui Agus, keterlambatan pendistribusian ini lantaran adanya cuaca buruk di laut sehingga kapal tangker terlambat untuk bersandar.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Warga melintasi SPBU yang tutup di Jalan Sei Serayu, Medan, Rabu (6/10/2021). Tutupnya SPBU tersebut diduga karena mengalami kehabisan stok bahan bakar minyak (BBM). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Keterbatasan stok BBM di beberapa SPBU di Kota Medan membuat masyarakat cemas akan terjadinya kelangkaan. Saat hal ini dikonfirmasi kepada pihak Pertamina, Section Head Communication & Relation Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga Sub Holding Pertamina Commercial & Trading, Agustiawan mengungkapkan bahwa saat ini Pertamina sedang mempercepat pendistribusian BBM.

"Saat ini dari Pertamina berupaya untuk mempercepat distribusi ke beberapa SPBU yang terbatas stoknya. Dari info yang kami dapatkan, armada kita bergerak terus. Kita juga paham dengan kebutuhan masyarakat, yang kita lakukan saat ini sedang mempercepat pendistribusian," ungkap Agus, Rabu (6/10/2021).

Diakui Agus, keterlambatan pendistribusian ini lantaran adanya cuaca buruk di laut sehingga kapal tangker terlambat untuk bersandar.

"Kita juga tidak bisa melawan kuasa alam, jadi memang di samping adanya gangguan cuaca, ini akan berdampak adanya keterlambatan datangnya tangker dan kita butuh waktu proses loading dari kapal ke armada. Kita masih butuh waktu dan ini sudah teratasi," ujarnya.

Dalam proses pendistribusian ini, Agus memprediksi BBM akan dapat tersalurkan secara maksimal dalam beberapa hari ke depan tepatnya pada pekan ini.

"Kita usahakan dalam beberapa hari ini kita kerahkan armada agar bisa segera terpenuhi. Target kita pekan ini sudah bisa tersalurkan," tutur Agus.

Sementara itu, Agus juga mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan panic buying dan berpikir akan terjadi kelangkaan.

Baca juga: Pertamina Pastikan Ketercukupan BBM di Medan, Akui Konsumsi Masyarakat Meningkat

"Sampai sejauh ini kami pastikan stok BBM aman secara nasional. Memang kita melihat ada lonjakan kenaikan konsumsi BBM pasca turunnya level PPKM. Ini kita coba antispasi dengan segera mengirimkan stok. Kita harap masyarakat jangan panik, kita sampaikan bahwa stok BBM aman dan terkendali sampai saat ini," pungkasnya.

Berbeda dengan pernyataan Pertamina, pantauan Tribun, SPBU Jalan Karya tepat di dekat kantor BPJS Kesehatan Medan mengalami kekosongan stok BBM, Rabu (6/10). Tampak puluhan pengendara harus putar arah lantaran pegawai SPBU menginfokan jika kehabisan stok untuk BBM jenis Premium, Pertalite, dan Pertamax.

Beberapa pengendara turut merasa kecewa lantaran beberapa hari belakangan cukup sulit mendapatkan stok BBM.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved