Breaking News:

Sekolah Dasar di Kota Medan Belum Boleh Gelar Pembelajaran Tatap Muka, Ini Sebabnya!

Pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) masih tetap harus melakukan pembelajaran secara daring di rumah. 

Penulis: Anisa Rahmadani | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/RECHTIN
Topan Ginting saat menyampaikan data perkembangan Covid-19 di Kecamatan Medan Tuntungan, di Posko Satuan Tugas Covid-19 Medan, Senin (9/11/2020). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas akan dimulai pekan depan di Kota Medan. Namun, pelajar tingkat Sekolah Dasar (SD) masih tetap harus melakukan pembelajaran secara daring di rumah. 

Menurut Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) hanya diperbolehkan bagi siswa yang telah melakukan vaksinasi saja. 

"Sesuai perintah Walikota Medan yang boleh melakukan PTM itu bagi sekolah yang sudah melakukan  vaksin. Dimana vaksin diperbolehkan  dimulai dari umur 12 tahun ke atas. Dan itu berarti tingkat SMP saja, " ucap Topan, Rabu (6/10/2021).

Kendati demikian Topan menyatakan akan mencari solusi agar siswa Sekolah Dasar tetap bisa merasakan Pembelajaran Tatap Muka di sekolah.

"Jadi untuk sementara PTM akan dilakukan bertahap dimana yang sudah vaksin diutamakan. Untuk tingkat SD kita masih menunggu dan menyesuaikan dengan aturan lain dari berbagai daerah," ucapnya.

 Meskipun sekolah tingkat SMP sudah diperbolehkan PTM, dikatakan Topan pihaknya akan tetap meninjau fasilitas persiapan PTM di sekolah masing-masing.

"Sebelum PTM diberlakukan kami akan meninjau dan mensurvei ke sekolah dulu terkait SOP pihak sekolah bagaimana dan fasilitas yang disiapkan seperti apa," ucapnya. 

Menurut Topan, seluruh sekolah baik dari PAUD hingga SMP dari segi fasilitas PTM sudah masuk kategori aman.

"Sudah bisa PTM semua tetapi dari segi vaksinasi yang perlu ditingkatkan," ucapnya. 

Untuk itu ia mengimbau agar orang tua mengizinkan anak-anaknya untuk vaksinasi agar PTM bisa diberlakukan dengan aman di sekolah.

"Kita harapkan semakin banyak pelajar yang mau melakukan vaksinasi karena itu kunci utama agar PTM bisa diberlakukan dengan aman di sekolah," tukasnya. (cr5/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved