Breaking News:

SETELAH Bobby Nasution Melobi ke Jakarta, Awal 2022 Revitalisasi Lapangan Merdeka Dilaksanakan

Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan kunjungan kerja ke Dirjen Karya Kementerian PUPR.

Editor: jefrisusetio
Istimewa
Berikut Ini Penampakan Konsep Revitalisasi Lapangan Merdeka, Kota Medan 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution melakukan kunjungan kerja ke Dirjen Karya Kementerian PUPR. Saat beraudiensi itu, ia disambut Direktur Jenderal Cipta Karya, ir Diana Kusumastuti. 

Pada pertemuan itu, Bobby Nasution menyampaikan, sejumlah program untuk mengembalikan kembali identitas Kota Medan. Satu di antaranya membenahi Kesawan atau kota lama. 

Ia pengin kota lama di Kota Medan itu mempunyai estetika dan fungsinya bisa dinikmati masyarakat. Dan, berencana revitalisasi Lapangan Merdeka Medan sebagai Ikon atau Landmark Kota Medan.

“Saya kemarin rapat dengan Dirjen Cipta Karya. Alhamdulillah mereka mendukung program kita untuk revitalisasi kawasan Kesawan dan Lapangan Merdeka. Akhir Oktober draft desain kita akan selesai dan langsung ditenderkan pada November dan awal 2022 langsung pekerjaan fisik,” katanya. 

Desain untuk revitalisasi Lapangan Merdeka kata Bobby akan mencakup keseluruhan wilayah perencanaan, dengan disertai perencanaan detail infrastruktur pedestrian, drainase, air limbah dan lainnya termasuk pemindahan jaringan kabel ke bawah tanah.

“Sedangkan penataan dan pembangunan sisi dalam Lapangan merdeka akan di lakukan oleh Pemko Medan,” terang Bobby.

Untuk memuluskan program tersebut, Pemko Medan akan diberikan guideline atau pedoman oleh konsultan. Dan diharapkan Pemko Medan dapat melakukan sosialisasi dan penertiban selubung bangunan yang menutupi bentuk bangunan asli cagar budaya di kawasan Kesawan atau Kota Lama.

“Pemko Medan juga akan membantu proses meditasi dengan pengelola atau pengusaha, agar infrastruktur kabel yang akan pindahkan ke saluran utilitas terpadu bawah tanah berjalan lancar,” beber Menantu Presiden Jokowi itu.

Bobby juga meminta kepada Dirjen Cipta Karya agar melanjutkan rencana pembangunan tahap dua Koridor Jalan Pemuda sampai Istana Maimun dan Masjid Raya pada 2022 dan alokasi pembangunan pada 2023.

Yang juga menarik adalah program penanggulangan kawasan kumuh di sejumlah kecamatan. Karena itu, Pemko Medan telah melaksanakan pembebasan lahan senilai Rp50 M di Medan Timur, Medan Area dan Medan Denai.  

Permintaan Bobby adalah agar dana Kementerian PUPR tahun 2021 senilai Rp10 M dapat dilanjutkan pada tahun 2022 dan 2023 sehingga tuntas masalah lingkungan kumuh di Kota Medan.

Tak lupa gedung Warenhuis juga akan kembali dijajaki agar proses revitalisasinya dibantu penuh oleh Kemen PUPR.

“Untuk kawasan Kesawan itu harus mempertahankan keaslian dan seluruh material kita pastikan dari dalam negeri,” pungkas Bobby. 
 

(*)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved