Breaking News:

BBM Langka di Sejumnlah Daerah, Pertamina Sumbagut Bilang Stok Aman 11 Hari Kedepan

Pertamina Sumbagut menyebut bahwa stok bahan bakar minyak (BBM) di Sumut aman untuk 11 hari kedepan setelah langka

Penulis: Kartika Sari | Editor: Array A Argus
HO
Pegawai SPBU saat menyalurkan BBM dari tangki minyak di salah satu SPBU di kota Medan, Rabu (6/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Beberapa hari terakhir, bahan bakar minyak (BBM) langka di sejumlah SPBU.

Namun, Pertamina Sumbagut menyebut saat ini mobil tangki milik pertamina sudah mulai memasuki area Kota Medan menuju beberapa SPBU sejak Rabu (6/10/2021).

Terkait hal ini, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut memastikan pasokan BBM dari Fuel Terminal (FT) Medan Group ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sumatera Utara (Sumut) terus ditingkatkan.

Baca juga: Pertamina Minta Masyarakat Jangan Panik, Stok BBM Ditargetkan Akan Aman Pekan Ini

Area Manager Communication Relation & CSR Sumbagut PT Pertamina Patra Niaga, Taufikurachman mengungkapkan bahwa pasokan BBM jenis Gasoline (bensin) mampu memenuhi kebutuhan kebutuhan masyarakat hingga 11 hari ke depan, sedangkan untuk jenis Gasoil (solar) mencapai 14 hari ke depan. 

"Stock BBM di FT Medan Group kami pastikan aman. Pasokan BBM ke SPBU terus ditingkatkan," ungkap Taufikurachman, Kamis (7/10/2021).

Dikatakannya, secara keseluruhan konsumsi BBM jenis Gasoline (bensin) dan Gasoil (Solar) mengalami peningkatan.

Adapun rata-rata penyaluran harian BBM di Sumut hingga awal Oktober 2021, untuk Gasoline mencapai 5.048 Kilo Liter (KL), sedangkan Gasoil sebanyak 3.624 KL.

Baca juga: Stok BBM Habis, Pelayanan di SPBU Jalan Sei Serayu Medan Ditutup Siang Ini

"Jika dibandingkan periode sebelum PPKM turun level, konsumsi Gasoline naik lebih dari 9 persen dan Gasoil mengalami peningkatan hingga 11 persen," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC Hiswana Migas Sumut, Razali Husein, membenarkan bahwa terjadi peningkatan konsumsi BBM di sejumlah SPBU.

"Beberapa hari terakhir, kami sebagai pemilik SPBU melihat banyaknya kendaraan yang mengisi BBM sehingga stok BBM di SPBU lebih cepat berkurang. Hal tersebut membuat pemesanan BBM ke Pertamina lebih sering dilakukan," kata Razali.

Taufikurachman mengimbau masyarakat tidak perlu khawatir apalagi melakukan pembelian BBM secara berlebihan.

Baca juga: PASOKAN BBM Pertalite di Siantar Aman, SPBU Beroperasi secara Normal

Pertamina Patra Niaga juga terus bersinergi dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, apalagi setelah sebelumnya, cuaca yang kurang bersahabat menjadi tantangan tersendiri dalam mendistribusikan BBM.

"Upaya-upaya telah kami lakukan, seperti menambah jam operasional Fuel Terminal, hingga optimalisasi mobil tangki. Jika ada saran dan masukkan dari masyarakat, juga bisa langsung menghubungi Pertamina Call Center 135," pungkasnya.(cr13/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved