Breaking News:

News Video

Jelang Sekolah Tatap Muka, Wali Kota Bobby Nasution Pastikan Sopir Angkutan Umum Divaksin

Pemerintah Kota Medan mengejar target vaksinasi untuk sopir angkutan umum dan pekerja transportasi.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Fariz

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pemerintah Kota Medan mengejar target vaksinasi untuk sopir angkutan umum dan pekerja transportasi.

Hal ini dilakukan seiring menjelang dimulainya belajar tatap muka di Kota Medan yang akan dimulai pekan depan.

Wali Kota Medan Bobby Nasution mengatakan, sopir angkutan umum di Medan sangat sering berinteraksi dengan masyarakat yang menggunakan fasilitas transportasi massal.

"Ini angkutan umum juga bisa menjadi salah satu tempat penyebaran Covid-19. Kalau pengemudinya yang selalu berinteraksi dengan masyarakat yang keluar masuk dari kendaraan itu, bertemu lebih dari 20 orang sehari sopirnya. Ini harus terjamin dulu dia sudah divaksinasi," ujar Bobby saat meninjau vaksinasi sopir angkutan umum di samping Plaza Medan Fair, Jalan Gatot Subroto, Medan, Kamis (7/10/2021).

Bobby mengatakan, dengan turunnya status Kota Medan menjadi PPKM Level 2, maka aktivitas masyarakat akan semakin diperlonggar. Untuk itu, kata Bobby, nantinya pihaknya akan menjadikan vaksinasi menjadi syarat sopir dan pekerja transportasi massal sebelum melayani masyarakat.

"Ya, harus, harus menjadi syarat karena yang paling penting sama-sama kita ketahui inikan kalau level Kota Medan semakin turun tentunya aktivitas semakin diperlonggar, per hari ini kita sudah turun ke level 2," ucapnya.

Terutama, terangnya, pembelajaran tatap muka yang akan segera dimulai dan banyak peserta didik menggunakan angkutan umum untuk berangkat sekolah.

"Terkhusus juga kegiatan belajar tatap muka. Belajar tatap muka ini yang paling riskan bukan hanya di dalam lingkungan sekolah namun di luar lingkungan sekolah, di luar gerbang salah satunya di angkutan umum," ucapnya.

Dikatakan Bobby, saat ini sudah 30 persen sopir angkutan umum yang sudah menerima vaksin Covid-19.

"Memang per hari ini sudah 30 persen sopir angkutan umum kita yang sudah divaksin. Namun memang beberapa yang harus kita lakukan berkolaborasi, karena angkutan umum kita bukan hanya dari Kota Medan, banyak juga yang KTP luar Medan. Mungkin sekitar Kota Medan, KTP nya ini akan kita koordinasi dengan provinsi untuk vaksinnya masyarakat Kota Medan atau dengan TNI Polri," ucapnya.

(cr14/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved