Breaking News:

Perkuat Tracing dan Testing, Pemko Medan Semakin Siap Mencapai PPKM Level II

Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan terus bergerak cepat memerangi penyebaran virus Covid-19 di Kota Medan

Editor: jefrisusetio
Tribun Medan/Goklas Wisely
Walikota Medan, Bobby Afif Nasution saat diwawancara usai meninjau Vaksinasi Covid-19 di Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Selasa (5/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengatakan, Pemko Medan terus bergerak cepat memerangi penyebaran virus Covid-19 di Kota Medan

Sejumlah kebijakan telah diambil Bobby Nasution untuk menekan penyebaran covid-19 tersebut. Semangat kolaborasi juga ditunjukkan Bobby Nasution dengan menggandeng seluruh stakeholder dan element masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus ini.

Meskipun saat ini angka penyebaran covid-19 di Kota Medan terus mengalami penurunan, namun Bobby Nasution ingin agar pengawasan prokes 5M (memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan, mengurangi mobilitas) dan 3T (Tracing, Testing, Treatment) dapat terus diperkuat.

Bahkan Bobby Nasution juga telah meminta 47 Rumah Sakit yang menangani covid-19 di kota Medan untuk turut membantu memperkuat tracing dan testing sehingga Kota Medan dapat segera turun ke level II.

Kesungguhan Bobby Nasution dalam menurunkan level PPKM di kota Medan juga diikuti oleh jajaran dibawahnya dengan melakukan kesiapan untuk mencapai PPKM level II tersebut. 

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, dr. Mardohar Tambunan saat ditemui pada Jumat (1/10) menjelaskan kesiapan Pemko Medan untuk mencapai PPKM level II dengan cara terus memperkuat 5M dan 3T khususnya tracing dan testing. Sebab salah satu element kuat untuk menuju ke level II ialah tracing dan testing.

"Kita terus memperkuat tracing dan testing, salah satunya dengan membentuk tim-tim yang ada di tiap-tiap Kecamatan. Bersama dengan unsur stakeholder lainya kita secara gencar melakukan tracing dan testing terhadap masyarakat yang kontak erat dengan terkonfirmasi covid-19."kata Mardohar.

Mardohar juga menyebutkan, Pemko Medan melakukan tracing dan testing dengan metode 1:15. Artinya satu orang yang terkonfirmasi covid-19, maka tim akan melakukan tracing dan testing terhadap lima belas orang yang melakukan kontak erat dengan terkonfirmasi.

"Ini tiap hari kita lakukan, sehingga setiap dua jam tim memiliki laporan yang dapat dipantau oleh OPD terkait"ujar Mardohar.

Dikatakanya lagi, untuk mengoptimalkan tracing dan testing tersebut,  Pemko Medan juga bekerjasama dengan 47 Rumah Sakit yang ada di Kota Medan. Dimana setiap Rumah Sakit mendukung penuh dengan menurunkan tim-timnya untuk membantu petugas kesehatan dari Pemko Medan.

"Mereka sangat mendukung penuh baik itu melakukan tracing dan testing maupun juga ikut melakukan vaksinasi covid-19, sebab Pak Wali juga menghimbau agar memperkuat cakupan vaksinasi untuk seluruh lapisan masyarakat termasuk pelajar dan lansia. Oleh sebab itu tim kita terus bergerak melakukan serbuan vaksinasi,"jelas Mardohar.

(*) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved