Menko Airlangga: Program Kartu Prakerja Peluang untuk Skilling, Upskilling, dan Reskilling

Program Kartu Prakerja telah mendapatkan perhatian besar dari masyarakat di masa pandemi ini.

Editor: Ismail
Tribun Medan/HO
Kunjungan kerja di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat (8/10), Menko Airlangga juga bertemu muka dan berbincang langsung dengan para alumni Program Kartu Prakerja di kawasan kuliner Karangmloko, Yogyakarta. 

Menko Airlangga mengajak seluruh penerima Kartu Prakerja agar menggunakan kesempatan ini untuk skilling, upskilling, dan reskilling.

Dalam diskusi santai tersebut, para alumni yang hadir berasal dari berbagai bidang mulai dari pemandu wisata, staf Tata Usaha di sebuah sekolah, pengajar lepas secara online, pekerja lepas pada sektor industri
kreatif, karyawan perusahaan fintech, kuliner dan pemasaran digital.

Para alumni Program Kartu Prakerja di Yogyakarta ini membuktikan bahwa sertifikat dan manfaat yang didapat dari Program Kartu Prakerja tidak hanya bisa digunakan untuk berwirausaha tetapi

juga bisa mendukung karir bagi mereka yang bekerja sebagai staf atau karyawan. Pada
kesempatan tersebut juga dilakukan penyaluran KUR dari Bank BNI kepada debitur yang merupakan alumni Program Kartu Prakerja.

“Program Kartu Prakerja ini akan diteruskan tahun depan,” ungkap Menko Airlangga.

Bersamaan dengan HUT Kota Yogyakarta ke-265 pada 7 Oktober 2021, Menko Airlangga hadir dengan harapan tema peringatan HUT Yogyakarta tahun ini yaitu Tanggap, Tanggon dan Tuwuh dapat menjadi prinsip yang diterapkan masyarakat Kota Yogyakarta dalam menghadapi masa pandemi.

Ini dapat menjadi momentum bagi masyarakat Kota Yogyakarta untuk terus
beradaptasi, kokoh dan terus berkembang menghadapi masa pandemi dan bisa kembali menguatkan ekonomi daerah, khususnya melalui sektor pariwisata, agar segera pulih seiring dengan pandemi yang mulai terkendali.

“Dalam Program Kartu Prakerja juga ada beberapa pelatihan yang bisa mendukung sektor wisata, misalnya Bahasa Inggris yang mana pelatihan ini bisa diambil untuk meningkatkan kemampuan berbahasa para pemandu wisata. Pemerintah juga akan kembali membuka pelabuhan internasional di Bali dan Kepulauan Riau. Ada juga beberapa event besar internasional setelah PON yang akan diselenggarakan di Indonesia dan sudah disiapkan peraturannya dan tetap menjaga protokol kesehatan. Sehingga dengan dorongan ini, sektor pariwisata bisa di jumpstart,” pungkas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, dan Vice President Hubungan Kelembagaan BNI. (ltg/fsr)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved