News Video
Plt Kadisdik Medan Akan Sidak Kesiapan Seluruh Sekolah SMP Untuk Sambut PTM Terbatas
Disinggung mengenai apa saja prosedur SOP yang akan diterapkan dalam PTMT ini, Topan menjelaskan bahwa satu diantaranya meja belajar di kelas harus
Penulis: Anisa Rahmadani |
Plt Kadisdik Medan Akan Sidak Kesiapan Seluruh Sekolah SMP Untuk Sambut PTM Terbatas
TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan Topan Ginting dijadwalkan menyidak fasilitas sekolah-sekolah tingkat SMP untuk persiapan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) siang ini Jumat (8/10/2921)
Dari amatan tribun medan, Topan pertama kali mendatangi sekolah SMPN 1 Medan yang berada di Jalan Bunga Asoka Kecamatan Medan Sunggal untuk melakukan penyidakan fasilitas Prokes yang diterapkan di sekolah tersebut.
Disana Topan melihat ruangan kelas hingga kamar mandi yang berada di sekolah tersebut.
Saat peninjauan tersebut Topan meminta kepada pihak sekolah untuk menyusun meja berbentuk zig-zag.
"Baik jadi hari ini kita lakukan penyidakan persiapan sekolah tingkat SMP untuk menyambut PTMT hari senin nanti," ucapnya saat ditemui di SMPN 1 Kota Medan.
Diterangkannya untuk terkait Surat Edaran maupun SOP akan dibagikan ke selurus sekolah tingkat SMP di Kota Medan hari ini.
"Untuk Surat Edaran dan SOP akan dibagikan hari ini semua akan kita sebarkan ke sekolah sehingga saya berharap dengan adanya kebijakan Walikota Medan tentang diperbolehkannya PTMT perlahan-lahan membangkitkan semangat pembelajaran untuk siswa kembali," ucapnya.
Disinggung mengenai apa saja prosedur SOP yang akan diterapkan dalam PTMT ini, Topan menjelaskan bahwa satu diantaranya meja belajar di kelas harus berbentuk zig zag.
"Jadi dalam SOP itu akan mengatur siswa mulai dari berangkat sekolah hingga pulang ke rumah lagi," ucapnya.
Ia pun mengimbau kepada seluruh sekolah tingkat SMP baik negeri maupun swasta untuk mematuhi kebijakan PTMT yang telah dibuat oleh pihaknya.
"Mudah-mudahan baik guru maupun siswa nantinya bisa mengikuti aturan yang kita tetapkan selama PTMT ini agar tidak terjadi cluster baru penyebaran virus covid-19," ucapnya.
(cr5/tribun-medan.com)