Liga Prancis
Presiden Paris Saint-Germain Ogah Naikan Gaji Lionel Messi Lantaran 1 Alasan ini
Al-Khelaifi mengatakan kalau mereka mengontrak Messi karena mereka memang punya kapasitas untuk membayar jasa kapten timnas Argentina itu.
TRIBUN-MEDAN.com - Presiden Paris Saint-Germain, Nasser Al-Khelaifi mengaku tidak mau jika Lionel Messi meminta naik gaji.
Ada satu alasan yang membuat sang presiden ogah mewujudkan hal tersebut.
Megabintang Argentina, Lionel Messi, akhirnya memutuskan untuk menyudahi kariernya di Barcelona.
Messi memutuskan untuk bergabung dengan Paris Saint-Germain setelah membela Barcelona selama 16 tahun.
Padahal, Messi sebenarnya sudah sangat ingin untuk memperpanjang kontraknya bersama Barcelona.
Akan tetapi, Barcelona tak mampu memberikan kontrak baru kepada Messi karena terikat aturan financial fair play di Liga Spanyol.
Baca juga: JADWAL Leg Kedua Timnas Indonesia Vs Taiwan, Ini Strategi STY Meski Pemainnya Lebih Pendek 20 cm
Alhasil, Messi harus rela menyudahi pengabdiannya di Camp Nou dan berpisah dengan Barcelona.
Kedatangan Messi di PSG jelas disambut antusias oleh banyak pihak, terutama para pendukung Les Parisiens.
Namun, tak sedikit juga orang-orang yang mengkritik keputusan PSG tersebut.
Bahkan, banyak pihak yang menyangka kalau PSG mengakali aturan financial fair play UEFA saat mendatangkan Messi.
Hal itu dikarenakan PSG tak hanya mendatangkan Messi pada bursa transfer musim panas kemarin.
Selain Messi, PSG juga mendatangkan sejumlah pemain bintang lainnya dalam waktu yang bersamaan.
Baca juga: LUIS Suarez Curhat Bagaimana Proses Dirinya Dibuang Barcelona Dalam 40 Detik Lewat Telepon
Ada nama-nama, seperti Sergio Ramos, Achraf Hakimi, Gianluigi Donnarumma, dan Georginio Wijnaldum.
Meski dituding telah melanggar FFP, presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi, mengeklaim kalau pihaknya tidak melakukan hal tersebut.
Al-Khelaifi mengatakan kalau mereka mengontrak Messi karena mereka memang punya kapasitas untuk membayar jasa kapten timnas Argentina itu.
"Mengenai aspek keuangan, saya akan menjelaskan, kami tahu aturan Financial Fair Play dan kami akan selalu mengikuti peraturan," ujar Al-Khelaifi, seperti dilansir dari Goal Internasional.
"Sebelum kami melakukan apa pun, kami memeriksa dengan orang komersial, keuangan, dan hukum kami."
Baca juga: JADWAL Liga Inggris Pekan ke-8, Bek Arsenal Enggak Sabar Lawan MU, Mau Hentikan Cristiano Ronaldo
"Kami memiliki kapasitas untuk mengontraknya. Jika kami merekrut Leo, itu karena kami bisa, jika tidak kami tidak akan melakukannya," lanjut Al-Khelaifi.
Meski demikian, Al-Khelaifi mengaku kalau dirinya tidak mau kalau Messi meminta naik gaji.
Alasannya adalah tentu berkaitan dengan kondisi keuangan PSG dan aturan FFP.
"Apa yang dibawa Leo ke klub sangat besar, yang bisa Anda lihat di luar," kata Al-Khelaifi.
"Dia adalah aset besar bagi klub. Saya harap Leo tidak akan meminta kenaikan gaji, tetapi apa yang kami miliki sangat fantastis!" tutur Al-Khelaifi mengakhiri.
Messi saat ini memang menjadi pemain dengan gaji tertinggi di PSG melampaui Neymar Junior dan Kylian Mbappe.
Artikel ini telah tayang di SuperBall.id dengan judul Presiden PSG Enggan Menaikan Gaji Lionel Messi Karena 1 Alasan ini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/messi-resmi-ke-psg.jpg)