Breaking News:

Bandara Kualanamu Terima Kedatangan Internasional 14 Oktober, Asrama Haji Jadi Fasilitas Karantina

Pemerintah berencana membuka pintu kedatangan internasional Bandara Kualanamu pada 14 Oktober.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR
Petugas medis melakukan pemeriksaan terhadap pasien Covid-19 di Isolasi Terpusat Asrama Haji, Medan, Selasa (10/8/2021). Sebanyak 16 dokter dan 34 perawat disiagakan Asrama Haji Medan untuk menangani para pasien yang menjalani isolasi Covid-19. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Asrama Haji Medan kini tak lagi menjadi fasilitas isolasi terpadu (Isoter) bagi pasien Covid-19 karena akan dipakai sebagai tempat karantina pekerja migran Indonesia yang pulangdari luar negeri.

Pemerintah berencana membuka pintu kedatangan internasional Bandara Kualanamu pada 14 Oktober.

Kepala Dinas Kesehatan Sumut, Ismail Lubis mengatakan, PMI dari luar negeri yang masuk melalui Bandara Kualanamu wajib menjalani karantina, sebelum akhirnya diizinkan pulang ke daerah asal.

"Kami menunggu bagaimana petunjuk dari Pemerintah Pusat. Untuk tenaga kesehatannya, akan disiapkan sedemikian rupa. Karena sebelumnya tempat ini sudah digunakan sebagai lokasi isolasi bagi pasien Covid-19," kata Ismail, Sabtu (9/10/2021).

Menurutnya,biaya tenaga kesehatan di lokasi karantina Asrama Haji Medan, akan ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah pusat. Termasuk juga biaya tempat yang dipakai sebagai lokasi karantina.

"Dengan begitu, Pemprov Sumut melalui Satgas Covid-19 akan menyiapkan tenaga kesehatan, bersama dengan tenaga jaga, serta lainnya," ujarnya.

Satgas Penanganan Covid-19 Sumut pada Jumat (8/10/2021) kemarin, telah mengembalikan para relawan Covid-19 ke tempat mereka bekerja semula. Setelah dalam beberapa bulan terakhir bertugas di fasilitas Isoter Asrama Haji Medan.

Para relawan yang terdiri dari tenaga kesehatan (nakes), petugas kebersihan dan lainnya kemudian mendapatkan piagam penghargaan sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas tugas yang mereka lakukan dalam beberapa bulan ini. 

"Saya ucapkan terima kasih kepada para tenaga kesehatan dan petugas pendukung lainnya yang telah bekerja keras selama masa isolasi. Tetaplah menjadi pribadi yang melayani orang lain, dan kembali ke tempat tugas masing-masing," ucap Ismail. (ind/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved