Breaking News:

Pedagang Pasar Lelo Ngamuk, Tak Terima Dilarang Berjualan, Berikut Penjelasan Camat

Adapun alasan petugas Satpol PP melarang pedagang berjualan karena alasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Ayu Prasandi
HO
Puluhan pedagang Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) ngamuk dengan petugas Satpol PP yang melarang pedagang berjualan, Minggu (10/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Puluhan pedagang Pasar Lelo di Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) ngamuk dengan petugas Satpol PP yang melarang mereka berjualan.

Adapun alasan petugas Satpol PP melarang pedagang berjualan karena alasan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Baca juga: Telkomsel dan Bluebird Tingkatkan Kepuasan Kerja Pengemudi

Namun hal yang lain dikatakan Camat Sei Rampah, Rahmat Suhendra Damanik, ia mengatakan kedatangan petugas Satpol PP bersama dirinya terkait relokasi pedagang Pasar Lelo ke Pasar Sei Rampah.

"Ini terkait penataan kota, pedagang Pasar Lelo direlokasi ke Pasar Sei Rampah," ujar Rahmat, Minggu (10/10/2021).

Lanjut Rahmat, namun relokasi ini ditolak pedagang Pasar Lelo, yang memilih bertahan berjualan tetap di tempat yang lama. 

"Tempatnya sudah ada di Pasar Sei Rampah, tinggal lagi pedagang yang belum mau untuk direlokasi," ujar Rahmat.

Saat disinggung ada dugaan menghalangi kendaraan yang hendak masuk ke Pasar Lelo, Rahmat membantah hal tersebut.

"Bukan menghalangi pedagang untuk berjualan, hanya terkait relokasi pedagang Pasar Lelo dipindahkan ke Pasar Sei Rampah," ujar Rahmat.

Diberitakan sebelumnya, melalui video viral yang beredar disalahsatu akun media sosial yaitu Facebook bernama Bienda Wanda Windi, tampak puluhan pedagang ngamuk pada petugas Satpol PP.

"Masuk terus masuk, kami cari makan di sini bukan jual narkoba kami di sini. Jangan kalian (Satpol PP) halangi kami jualan ya," ujar pemilik akun facebook bernama Bienda Wanda Windi.

Baca juga: Sergai Terima 58 Ribu Dosis Vaksin Pfizer, Harus Habis dalam 20 Hari

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved