Breaking News:

Tak Ada Penyekatan, Aktivitas Penyeberangan ke Samosir Kembali Menggeliat

Sekarang, setiap kali melaksanakan penyeberangan, jumlah penumpang dan kendaraan dinilai cukup lumayan bertambah.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan/Alija Magribi
Penampakan kendaraan yang akan menyeberang di Dermaga Tigaras, Kabupaten Simalungun ke Simanindo, Kabupaten Samosir, Minggu (10/10/2021) sore 

TRIBUN-MEDAN.com, SIMALUNGUN- Aktivitas penyeberangan ke Samosir dari Kabupaten Simalungun khususnya Dermaga Pelabuhan Tigaras, kembali bergeliat pascapenutupan posko penyekatan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir di dermaga Simanindo sejak 6 Oktober 2021 lalu. 

Kepala Regu Pelabuhan Tigaras-Simanindo, Carter Panggabean mengatakan sejak 6 Oktober 2021, Satgas Covid-19 sudah menghentikan penyekatan di dermaga Simanindo.

Baca juga: SOSOK Rivalina Wedya, Bidan yang Berhasil Rintis Klinik di Kota Medan 

"Sudah (normal) lae. Mungkin dikarenakan Pemkab Samosir tidak lagi melakukan penyekatan di pelabuhan Simanindo. Tanggal 6 Oktober kemarin, adalah hari terakhir penyekatan di pelabuhan Simanindo," ujar Carter, Minggu (10/10/2021).

Carter mengatakan, sekarang, setiap kali melaksanakan penyeberangan, jumlah penumpang dan kendaraan dinilai cukup lumayan bertambah.

Ada kenaikan sekitar 40 persen dari sebelum adanya penyekatan.

"Saat ada penyekatan, kita paling menyeberangkan 3 atau 4 mobil. Sekarang udah bisa sampai 12 kendaraan lah," Carter.

Diketahui sebelumnya, Satgas Covid-19 Kabupaten Simalungun membuat aturan kepada setiap masyarakat/wisatawan yang akan melakukan penyebaran ke Pulau Samosir.

Aturan itu meminta masyarakat/wisatawan wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan Rapid Tes Antigen negatif (H-1).

Aturan ini merupakan Instruksi Bupati Samosir yang dilaksanakan sejak 17 Juli 2021, yang terus diperpanjang beberapa kali, hingga terakhir 6 Oktober 2021 kemarin.

Baca juga: Penyebab Lesti Kejora Pingsan Usai Tampil Bernyanyi, Manajer Jelaskan Kondisinya

Carter mengatakan dengan adanya peraturan disiplin protokol kesehata  tersebut, pihaknya sebagai operasional penyeberangan kapal di Tigaras hanya menjalankannya. 

Petugas penyeberangan akan menyampaikan kepada para calon penyeberang tentang setiap peraturan terbaru dikeluarkan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Samosir.

"Pos pemeriksaannya ada di Samosir. Kalau kita itu Simanindo-nya. Di Tigaras hanya pengumuman atau imbauan," kata Carter.

(alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved