Breaking News:

Edy Rahmayadi Berharap PON ke-21 Sumut 2024 Harus Lebih Baik

Karenanya, sekembalinya dari Bumi Cendrawasih, purnawirawan jenderal bintang tiga TNI itu menegaskan akan melakukan evaluasi.

Penulis: Muhammad Ardiyansyah | Editor: Ayu Prasandi
HO
Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi (berdiri lima dari kiri) foto bersama kontingen Sumut klaster Merauke yang berlaga di PON Papua 2021, di Hotel Swiss Bell Merauke, Senin (11/10/2021) malam. 

TRIBUN-MEDAN.com,MERAUKE-Gubernur Sumatera Utara (Sumut), Edy Rahmayadi meminta seluruh pembina dan insan olahraga tetap menjaga semangat serta lebih bekerja keras sehingga pembinaan dan prestasi olahraga Sumut khususnya di PON ke-21 Sumut-Aceh 2024 mendatang bisa lebih baik.

Edy Rahmayadi mengatakan hal itu di hadapan atlet, pelatih dan ofisial kontingen PON Sumut klaster Merauke di Hotel Swiss Bell Merauke, Senin (11/10/2021) malam.

Baca juga: Peserta Seleksi CPNS Pemko Siantar Dapat Antigen Gratis

Dalam pertemuan yang diawali makan malam sederhana itu, Edy Rahmadi menyebutkan, perjalanan kontingen Sumut  di PON ke-20 Papua 2021 hendaknya menjadi pelajaran. 

Karenanya, sekembalinya dari Bumi Cendrawasih, purnawirawan jenderal bintang tiga TNI itu menegaskan akan melakukan evaluasi.

“Kita nanti akan duduk bersama, baik KONI, dan pengprov olahraga," katanya.

Sambungnya, ia juga akan melibatkan berbagai unsur terkait seperti Pangdam I/BB, Kapolda Sumut, Kajati Sumut, Danlantamal, dan Pangkosekhudnas untuk sama-sama memikirkan langkah terbaik untuk kemajuan olahraga Sumut.

Edy juga mengatakan, pada Jumat (15/10/2021) mendatang ia akan menerima pataka, karena Sumut menjadi tuan rumah PON ke-21 bersama Aceh pada tahun 2024 mendatang.

"Saya tidak ingin kalian 'ditelanjangi' di daerah sendiri. Karenaya kita harus kompak, bersatu agar kita kuat. Kita harus jaga marwah Sumut," ujarnya.

Baca juga: Selebgram Medan Kompak Sebut Ada yang Baru di Medan Johor

Orang nomor satu di Sumut itu didampingi Wakil Ketua III KONI Sumut, Kisharyanto Pasaribu, Sekum, Chairul Azmi Hutasuhut, dan Wasping Catur, Sofyan Yahya. 

Turut hadir pula ofisial kontingen klaster Merauke seperti Ramli Tarigan, Roberto Sembiring dan Fahri Nasution yang mengaku terkejut dan seakan tidak percaya di cabor catur yang semestinya berkekuatan empat atlet, tapi justru hanya menurunkan tiga pecatur.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved