Breaking News:

Naik Kereta Api, Penumpang tak Wajib Gunakan PeduliLindungi

Sebenarnya dengan adanya penurunan Antigen yang turun juga turut berpengaruh terhadap peningkatan penumpang.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Eti Wahyuni
TRIBUN MEDAN/KARTIKA SARI
Penumpang KA saat memeriksa suhu tubuh di Stasiun Kereta Api Medan beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Okupansi penumpang di PT KAI Divre I Sumut semakin meningkat sejak penurunan PPKM level 2 di Kota Medan. Manajer Humas PT KAI Divre I Sumut, Mahendro Trang Bawono mengungkapkan jika per September 2021 ada terjadi peningkatan penumpang.

"Memang ada peningkatan sekitar 25 persen. Sebenarnya dengan adanya penurunan Antigen yang turun juga turut berpengaruh terhadap peningkatan penumpang," ungkap Mahendro, Senin (11/10/2021).

Ada pun berdasarkan data per September 2021, untuk penumpang sebanyak 994 orang, diantaranya 704 penumpang ekonomi dan 290 untuk penumpang bisnis.

Sementara itu, untuk penumpang terbanyak masih berasal dari KA Srilelawangsa rute Medan-Binjai sebanyak 585 orang. Mahendro menuturkan bahwa untuk PPKM level 2 ini, para penumpang tak lagi wajib menunjukkan scan vaksin.

Baca juga: Kereta Api Sribilah Rute Medan-Rantauprapat Kembali Beroperasi, Ini Jadwal Lengkapnya!

"Kalau untuk KA antarkota tidak harus menggunakan aplikasi Pedulilindungi untuk menunjukkan dia telah divaksin. Jadi syaratnya itu harus vaksin minimal dosis pertama lalu tes PCR ataupun Antigen," ujarnya.

Selain itu, Mahendro juga menuturkan jika penumpang bisa menunjukkan kartu vaksin saja tanpa harus menggunakan aplikasi Pedulilindungi.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved