Breaking News:

Pemko Medan Masih Tunggu Dana Rp 100 Miliar dari Pemprov Sumut untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka

Pemko Medan mengaku tengah menunggu uang Rp 100 miliar dari Pemprov Sumut untuk merevitalisasi Lapangan Merdeka

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Array A Argus
TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA
Suasana Lapangan Merdeka Medan tampak ramai didatangi pengunjung, Senin (11/10/2021).(TRIBUN MEDAN/RECHTIN HANI RITONGA) 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Pemerintah Kota Medan masih menunggu bantuan dana sebesar Rp 100 miliar dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara untuk merevitalisasi Lapangan Merdeka Medan. 

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Medan, Benny Iskandar, mengatakan pradesain untuk revitalisasi tersebut telah selesai. 

Ia mengaku, pihaknya masih menunggu Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) dari Pemprovsu untuk memulai penyusunan Detail Engineering Design (DED) yang akan dilanjutkan dengan tender dan pembangunan fisik. 

Baca juga: Bobby Nasution Menyatukan Aspirasi Warga Medan untuk Revitalisasi Lapangan Merdeka

"Kita 'kan dijanjikan oleh Gubsu mendapat BKP, bantuan dari keuangan dari provinsi sejumlah Rp100 miliar. Pradesain sudah selesai. Setelah BKP dari Pemprovsu turun, kita akan mulai menyusun DED," ujar Benny.

Ia berharap, BKP dari Pemprovsu ini dapat ditampung dalam APBD Sumut Tahun Anggaran 2022, sehingga proses pelaksanaan revitalisasi Lapangan Merdeka ini bisa dimulai di awal 2022 juga. 

"Pemko Medan mulai Oktober sampai November 2021 menyiapkan gambar dan tahapan," tuturnya.

Revitalisasi Lapangan Merdeka ini, terang Benny, diperkirakan membutuhkan anggaran Rp174 miliar, dengan rincian Rp 100 miliar dari BKP Pemprovsu dan Rp74 miliar dari APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya.

Baca juga: SETELAH Bobby Nasution Melobi ke Jakarta, Awal 2022 Revitalisasi Lapangan Merdeka Dilaksanakan

Karena itulah, kata dia, harus disiapkan gambar dan tahapan yang dikerjakan dengan menggunakan dana BKP Pemprovsu dan APBD Pemko Medan serta sumber pembiayaan lainnya.

"Ini harus dilakukan, karena satu objek tidak boleh dikerjakan sekaligus dengan dua anggaran yang berbeda," ungkapnya. 

Dia juga menerangkan, selain untuk penyusunan DED, dana bantuan BKP Pemprovsu yang telah dijanjikan Gubsu ini akan digunakan untuk pembangunan kontruksi, supervisi, sekaligus pengawasan. 

Untuk pembangunan konstruksi bassement Lapangan Merdeka, sebut Benny, rencananya direalisasikan dengan menggunakan dana BKP. Sedangkan bagian permukaan Lapangan Merdeka menggunakan dana APBD Medan. 

Baca juga: Awal 2022 Bobby Nasution Mulai Revitalisasi Lapangan Merdeka, Bakal Keren, Kabel di Bawah Tanah

Dengan estimasi BKP dari Pemprovsu masuk ke APBD Sumut Tahun 2022,  jelas Benny, direncanakan penyusunan DED Revitalisasi Lapangan Merdeka dilakukan pada Januari sampai Maret 2022. 

"Selanjutnya pada April 2022 dilakukan pelelangan yang dilanjutkan dengan pengerjaan fisik," katanya. 

Benny menambahkan, sembari terus mematangkan persiapan revitalisasi Lapangan Merdeka, Pemko Medan juga melakukan sosialisasi untuk merekolasi bangunan-bangunan yang ada di Lapangan Merdeka ke tempat lain.

"Inilah yang tengah disiapkan kajiannya. Di sana ada Merdeka Walk, ada tempat parkir, kantor polisi, ada pedagang buku, ada juga kantor milik Pemko Medan. Tidak hanya desain yang kita pikirkan. Walau mereka ditempatkan di lokasi yang sama, misalnya di basement, tapi 'kan butuh pembicaraan. Yang bertugas untuk membicarakan ini adalah Badan Pengelola Kawasan Kota Tua Kesawan," ucapnya.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved