Breaking News:

REKTOR USU Angkat Bicara terkait Penggerebekan BNN Sumut di Fakultas Ilmu Budaya

Rektor Universitas Sumatera Utara, Muryanto Amin akui telah berkoordinasi dengan BNN Sumut untuk memberantas narkoba di wilayah kampus.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/ALFIANSYAH
Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara (USU), Minggu (10/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rektor Universitas Sumatera Utara, Muryanto Amin akui telah berkoordinasi dengan BNN Sumut untuk memberantas narkoba di wilayah kampus.

Hal itu dikatakannya untuk merespon penggerebekan yang dilakukan BNN Sumut pada Sabtu (9/10/2021) di Fakultas Ilmu Budaya USU sekitar pukul 22.30 WIB.

"Ya memang kita sudah berkoordinasi dengan BNN untuk memberantas narkoba di kampus," kata Muryanto kepada Tribun Medan melalui saluran telepon, Senin (11/10/2021).

Dia pun menjelaskan nanti akan merilis khusus untuk data terkait berapa mahasiswa yang ditangkap saat BNN menggerebek Fakultas Ilmu Budaya.

"Iya sebagian ada dari luar. Tapi detailnya nanti akan dirilis bagian Humas," ujarnya.

Muryanto menegaskan kampus USU harus bersih dari narkoba dan tidak akan membiarkan mahasiswa ada yang bermain - main dengan narkoba.

"Kalau ada akan kita berikan sanksi berat," tegasnya.

Ia pun menjelaskan untuk mahasiswa USU yang ditangkap BNN saat ini jika ada yang dikenakan sanksi berat, maka pihak kampus juga akan memberikan sanksi berat pula.

"Kita lihat prosesnya di BNN, kalau nanti bisa dibina dan diperbaiki akan kita kasih toleransi lah. Tapi kalau engga bisa, ya kita berikan sanksi berat sampai ke tahap Drop Out," ungkapnya.

Dia pun mengungkapkan dari awal pihaknya dengan para dosen dan dekan memutuskan bahwa jangan ada lagi mahasiswa yang ngumpul di ruangan sampai malam hari bila memang tidak produktif.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved