Breaking News:

Sebanyak 189 Guru Honorer di Karo Lulus Seleksi PPPK, Ini Nasib Yang Tidak Lulus!

Pemerintah Kabupaten Karo telah mengumumkan hasil ujian tahap pertama seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jumat (8/10/2021).

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD NASRUL
Pejabat Pemkab Karo memantau ujian PPPK, di SMPN 3 Berastagi, belum lama ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Pemerintah Kabupaten Karo telah mengumumkan hasil ujian tahap pertama seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), Jumat (8/10/2021).

Berdasarkan informasi yang didapat dari Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan Kabupaten Karo Dr Eddi Surianta Surbakti, pada ujian tahap awal ini sebanyak 696 orang yang mengikuti seleksi. Dari ujian yang digelar selama lima hari itu, didapatkan sebanyak 189 orang dinyatakan lulus seleksi.

"Untuk peserta PPPK yang mendaftar sebanyak 696 orang, tapi tiga tidak datang. Dari seleksi yang dilakukan, ada sebanyak 189 guru honorer yang lulus pada tes gelombang pertama," ujar Eddi, saat ditemui di Kantor Disdik Kabupaten Karo, Jalan Veteran, Kabanjahe, Senin (11/10/2021).

Dijelaskan Eddi, pada ujian kemarin seluruh peserta dihadapkan dengan tiga materi ujian yang dilakukan dalam satu hari. Adapun ketiga materi ini ialah, manajerial dan sosiokultural yang berisikan seputar bagaimana teknik kepemimpinan guru tersebut, wawancara yang dilakukan menggunakan komputer, dan kompetensi teknis yang berisikan seputar wawasan para guru ini.

Dari ketiga materi ini, yang menjadi penyebab banyaknya guru honorer tidak lulus saat melaksanakan ujian ialah pada materi kompetensi teknis. Padahal, jika dilihat materi ini merupakan tes yang sangat penting karena berhubungan dengan materi yang dibawakan oleh para guru saat mengajar.

"Kan materi ujian ada tiga, untuk wawancara dan managerial ini semua lulus, tapi untuk kompetensi teknis ini yang banyak tidak lulus," ucapnya.

Ketika ditanya perihal kelanjutan dari tahapan tersebut, pria berkacamata ini menjelaskan jika nantinya bagi para guru yang tidak lulus di tahap pertama ini bisa mengikuti seleksi tahap selanjutnya. Diketahui, memang pada seleksi PPPK ini dibuka proses ujian dalam tiga tahapan.

Untuk seleksi tahap kedua ini, merupakan seleksi bagi guru honorer yang berasal dari sekolah swasta namun masih di Kabupaten Karo. Sedangkan untuk tes ketiga, dibuka bagi guru honorer yang datang dari luar Kabupaten Karo.

Namun, ternyata dari sisa dua tes yang tersedia ini tidak dibuka kembali pendaftaran. Pasalnya, proses pendaftaran telah ditutup sebelum seleksi tahap pertama kemarin.

"Untuk pendaftaran sudah tidak ada lagi. Nantinya direncanakan ujian tahap dua itu tanggal 25 Oktober ini. Ya yang kemarin tidak lulus, inilah yang akan mengikuti tes tahap kedua," katanya.

Lebih lanjut, dijelaskan Eddi seleksi tahap kedua dan ketiga nantinya proses ujian dilakukan sama seperti sebelumnya. Selain materi yang akan diujikan, lokasi ujiannya juga direncanakan sama dengan sebelumnya yang dilakukan di SMPN 3 Berastagi. (cr4/tribun-medan.com) 

Dapatkan update berita terkini setiap hari dari tribun-medan.com. Mari bergabung di Channel Telegram 'Tribun Medan Update', caranya klik link https://t.me/tribunmedanupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved