Breaking News:

News Video

Ditipu Temannya Sendiri Dengan Modus Jualan Mobil, Uang Rp65 Juta Raib 

Bahkan ia juga sudah berkawan dengan SOF selama 5 tahun. Atas dasar itu, ia pun menyambut tawaran SOF dengan mentransfer sejumlah uang ke rekening

Penulis: Goklas Wisely | Editor: heryanto

Ditipu Temannya Sendiri Dengan Modus Jualan Mobil, Uang Rp65 Juta Raib 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Warga Bireuen Aceh yang tinggal di Jalan Sei Mencirim, Musliadi melapor ke Polrestabes Medan karena merasa ditipu oleh rekan bisnisnya dengan inisial SOF.

"Modusnya menawarkan satu unit mobil truk Mitshubishi Kanter dengan harga Rp 120.000.000," kata Musliadi saat diwawancara di Polrestabes Medan, Selasa (12/10/2021).

Diketahui SOF adalah warga Jalan Gaperta Ujung. SOF sehari-hari bekerja sebagai agen mobil.

Musliadi mengaku sebelumnya sempat bertransaksi beberapa penjualan mobil dan lancar bersama SOF.

Bahkan ia juga sudah berkawan dengan SOF selama 5 tahun. Atas dasar itu, ia pun menyambut tawaran SOF dengan mentransfer sejumlah uang ke rekening milik SOF sebanyak 2 kali pengiriman pada Minggu (10/10/2021).

"Udah lima tahun kenal, biasanya dia nawarin mobil lewat handphone, aku kirim uang dan selalu tepat janji, dan mobil selalu diantar," sebutnya.

"Terakhir, SOF nawarin mobil truk Mitsubishi harga Rp.120.000.000, dia nunjukin mobil itu pakai vidio dan aku setuju. Lalu dimintanya untuk transfer uang, aku kirim dari rekening BRI aku ke rekening BRI pelaku sebesar Rp 10.000.000 rupiah," sambungnya.

Ia mengaku setelah mentransfer, tak lama kemudian meminta lagi. Ia pun kembali mentransfer uang dari rekening BCA karyawan korban ke rekening BRI pelaku sebanyak Rp 55.000.000.

Namun setelah uang itu ditransfer, rupanya mobil truk yang dijanjikan pelaku tak kunjung diantarkan sampai saat ini. Bahkan SOF tidak lagi bisa dihubungi.

Komunikasi terakhir, SOF menjanjikan akan langsung membawa mobil yang audah dibayar sebagian olehnya.

Ia pun membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/2028/X/ YAN/: 2.5/ 2021/ SPKT/Restabes Medan.
"Harapan saya agar laporan saya ditindak lanjuti dengan cepat dan segera ditangkap," tutupnya.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved