Breaking News:

Rektor USU Sebut Selain FIB, Ada Beberapa Fakultas Lain yang Juga Terlibat Peredaran Narkoba

Muryanto membeberkan, selain di FIB ada beberapa Fakultas lainnya yang terlibat peredaran narkoba di kawasan USU.

Penulis: Alfiansyah | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN-MEDAN/ALFIANSYAH.
Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin, Selasa (12/10/2021) 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Muryanto Amin mengungkapkan, di lingkungan kampusnya memang marak peredaran narkoba.

Hal ini yang membuatnya mengadukan hal tersebut ke BNNP Sumut untuk melakukan penggerebekan di lingkungan USU.

Baca juga: Dukung Pertanian Jagung Kabupaten Toba, Inalum Serahkan Lima Unit Mesin Pemipil Jagung

Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan (tengah) memberikan keterangan terkait penangkapan narkoba saat gelar kasus di kantor BNNP Sumut, Deliserdang, Senin (11/10/2021). BBNP Sumut melakukan kerja sama dengan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menangkap 31 orang pengguna narkoba, 14 orang diantaranya mahasiswa dan mengamankan barang bukti ganja kering seberat 508,6 gram.
Kepala BNNP Sumut Brigjen Pol Toga Panjaitan (tengah) memberikan keterangan terkait penangkapan narkoba saat gelar kasus di kantor BNNP Sumut, Deliserdang, Senin (11/10/2021). BBNP Sumut melakukan kerja sama dengan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menangkap 31 orang pengguna narkoba, 14 orang diantaranya mahasiswa dan mengamankan barang bukti ganja kering seberat 508,6 gram. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Permintaan penggerebekan itu tertuang dalam surat Nomor : 13081/UN5.3.7/PSS/2021.

Surat tersebut berisikan perihal tentang Penertiban dan Penyalahgunaan Narkoba di Lingkungan Kampus USU, yang dikeluarkan pada 30 September 2021.

Dan ditandatangani oleh An. Wakil Rektor V Plt Kepala Biro Pengelolaan Aset dan Usaha, Sunardi, SH.

Muryanto membeberkan, selain di FIB ada beberapa Fakultas lainnya yang terlibat peredaran narkoba di kawasan USU.

"Ada, indikasinya ada di MIPA di Teknik, tapi semua sudah koordinasi dengan BNN," kata Muryanto kepada Tribun-medan.com, Selasa (12/10/2021).

Ia menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BNNP Sumut untuk memberantas peredaran narkoba di kampusnya.

"Iya, kita akan berkoordinasi terus selama beberapa bulan terakhir ini," sebutnya.

Muryanto mengaku para mahasiswa ini memakai banyak modus dalam mengedarkan narkoba.

Baca juga: Penyebab Kebakaran 8 Warung di Jalan Jamin Ginting Diduga karena Arus Pendek Listrik

Tiga tersangka pengedar narkoba di USU dihadirkan saat gelar kasus di kantor BNNP Sumut, Deliserdang, Senin (11/10/2021). BBNP Sumut melakukan kerja sama dengan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menangkap 31 orang pengguna narkoba, 14 orang diantaranya mahasiswa dan mengamankan barang bukti ganja kering seberat 508,6 gram.
Tiga tersangka pengedar narkoba di USU dihadirkan saat gelar kasus di kantor BNNP Sumut, Deliserdang, Senin (11/10/2021). BBNP Sumut melakukan kerja sama dengan pihak Universitas Sumatera Utara (USU) berhasil menangkap 31 orang pengguna narkoba, 14 orang diantaranya mahasiswa dan mengamankan barang bukti ganja kering seberat 508,6 gram. (TRIBUN MEDAN/DANIL SIREGAR)

Namun, ia tidak membeberkan modus para mahasiswa saat melakukan pengedaran narkoba.

"Motifnya beda-beda dan modusnya juga beda-beda," tuturnya.

Lebih lanjut, dia mengatakan awal penyebab FIB digerebek karena pihaknya telah mengawasi kegiatan para mahasiswa mencurigakan.

"Belakangan kita perhatikan kegiatan mereka, FIB ini belakang saya melihatnya agak cenderung sudah lari, makanya kita mengundang pihak BNN untuk masuk," pungkasnya.

(cr11/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved