Breaking News:

News Video

Sekitar 400 Pengungsi Afghanistan di Kota Medan Belum Mendapat Vaksin Covid-19

Muhammad Juma Mohsini merasa pihaknya terjebak di Indonesia tanpa akses ke mata pencaharian, pendidikan formal, maupun kebebasan ruang gerak.

Penulis: Goklas Wisely | Editor: Ade Saputra

Sekitar 400 Pengungsi Afghanistan di Kota Medan Belum Mendapat Vaksin Covid-19

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pengungsi asal Afghanistan di kota Medan sekitar 400 orang sampai saat ini belum divaksinasi Covid-19.

"Iya sampai saat ini kita belum ada yang divaksin. Kami ada 400 orang di kota Medan. Kalau seluruh Indonesia sekitar 8 ribu," kata Seorang pengungsi Muhammad Juma Mohsini saat menggelar unjuk rasa di depan Kantor Uniplaza, Kecamatan Medan Timur, Selasa (12/10/2021).

"Tapi kabarnya dari UNHCR mudah - mudahan ada vaksin," sambungnya.

Dikatakannya, aksi mereka hari ini untuk meminta pertanggungjawaban dari Konjen Amerika terhadap pengungsi.

"Karena negara Amerika salah satu negara yang sudah menandatangani konvensi 1951. Artinya menerima pengungsi yang tidak bisa hidup atau balik ke negara asal," sambungnya.

Atas dasar itulah pihaknya berunjuk rasa ke konsulat Amerika. Selama beberapa tahun ini, ia menyatakan pihaknya merasa menderita karena banyaknya tantangan untuk hidup yang dihadapi.

"Sudah ada 14 orang bunuh diri dan di kota pekanbaru ada yang sampai jahit bibir karena stres," ucapnya.

Ia pun merasa pihaknya terjebak di Indonesia tanpa akses ke mata pencaharian, pendidikan formal, maupun kebebasan ruang gerak.

"Kami telah tinggalkan hidup traumatis di Afganistan dan di Indonesia kami alami trauma transit," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved