Breaking News:

News Video

Deputi Rizki Handayani Angkat Bicara Soal Potensi Pariwisata Kawasan Danau Toba

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani menegaskan bahwa potensi wisata  yang ada di Toba sangat banyak.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Risky Cahyadi

Deputi Rizki Handayani Angkat Bicara Soal Potensi Pariwisata Kawasan Danau Toba

TRIBUN-MEDAN.com, TOBA - Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan Kemenparekraf Rizki Handayani menegaskan bahwa potensi wisata  yang ada di Toba sangat banyak.

Dengan demikian, ia berharap International Conference of Toba tersebut mampu memberikan pemahaman bagi masyarakat soal pengembangan pariwisata. 

“Apa yang ada di Toba ini bukanlah kaleng-kaleng. Cara kita memandang Toba ini adalah meningkatkannya hingga standar Internasional dengan kelolakalannya, dengan wisdom yang ada di Toba," ujar Rizki Handayani saat pembukaan International Conference pada Rabu (13/10/2021).

Dengan demikian, ia berharap konferensi yang sudah mereka gelar tersebut akan memperkuat wisata di kawasan Danau Toba.

"Jadi, konferensi ini akan membahas, ada di bidang makanan, musik, ada bidang lingkungan, ada bidang geologinya. Ini semua akan memperkuat wisata kita,” sambungnya.

Wisata yang bakal pihaknya tawarkan di kawasan Danau Toba adalah wisata tematik. Sehingga, wisatawan dapat bertahan di kawasan Danau Toba yang dengan sendirinya berkontribusi bagi pelaku usaha.

“Apa yang kita lakukan ini, di bidang pariwisata adalah mendatangkan wisatawan. Mungkin dari aspek lingkungan, bagaimana memperhatikan lingkungan," tuturnya.

"Tapi sebenarnya, bagaimana orang datang dan apa kontribusinya terhadap lingkungan dan budaya. Itu yang kita lakukan dalam pariwisata berkelanjutan,” samhungnya.

Kerja sama dengan berbagai pihak akan mengembangkan kapasitas pelaku wisata.

“Kami dari kemenparekraf sudah bekerjasama dengan berbagai pihak untuk pengembangan kapasitas. Nah, ini yang kita mamfaatkan. Kami juga sudah di kemenparekraf sudah membuat beberapa jalur wisata tematik, supaya segmennya jelas,” sambungnya.

Dalam penuturannya, ia menjelaskan bahwa wisatawan yang datang ke kawasan Danau Toba akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat sekitar kawasan Danau Toba.

“Misalnya, kalau kita melihat Danau Toba, cuman satu atau dua hari saja. Kalau kita buat dengan tematik. Ini juga berhubungan dengan desa wisata yang memiliki tema,” ungkapnya.

“Sekarang ini, wisatawan itu membutuhkan experience saat berkunjung. Ini yang mau kita dorong, tematik terkait natural dan cultural. Di sini, banyak sekali yang bisa diolah,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved