Breaking News:

News Video

International Conference Heritage of Toba Resmi Dibuka, Ini Harapan Menparekraf Sandiaga Uno

Sandiaga berharap, penggalian potensi kawasan Danau Toba secara khusus di bidang budaya dan alamnya terus berlanjut.

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: Ade Saputra

International Conference Heritage of Toba Resmi Dibuka, Ini Harapan Menparekraf Sandiaga Uno

TRIBUN-MEDAN.COM, TOBAInternational Conference Heritage of Toba: Natural and Cultural of Diversity, secara resmi dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno secara virtual pada Rabu (13/10/2021).

Menurut Sandiaga Uno, acara yang dihelat di TB Centre Silalahi ini merupakan upaya pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

Seyogianya acara ini dihadiri oleh seluruh bupati yang ada di kawasan Danau Toba. Namun, yang terlihat di lokasi, hanya Bupati Dairi dan Karo yang ikut serta dalam acara tersebut.

“International Conference yang dilaksanakan di Danau Toba ini merupakan rangakian kegiatan 5 Desatinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) yang diselenggarakan oleh Kemenparekraf. Pada bulan Juli lalu yang diselenggarakan di Borobudur dan pada bulan November yang akan datang akan berlanjut,” ujar Menteri Sandiaga Uno pada Rabu (13/10/2021).

Ia berharap, penggalian potensi kawasan Danau Toba secara khusus di bidang budaya dan alamnya terus berlanjut.

Tambahnya, kawasan Danau Toba telah dinobatkan oleh UNESCO menjadi taman dunia (global geopark).

Dengan demikian, ia berharap kerja sama antar seluruh stakeholder guna pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba.

“Tema ini diangkat berdasarkan potensi luar biasa Danau Toba, alam dan budayannya. Danau Toba dinobatkan sebagai global geopark oleh UNESCO. Untuk menjaga keberlanjutannya, kita harus menyatukan visi berkolaborasi dengan para pemangku kepentingan,” sambungnya.

Ia juga berharap bahwa pariwisata mampu memberikan pengaruh positif bagi ekonomi dan lingkungan kawasan Danau Toba.

“Serta menjaga asset sehingga memberikan pengaruh positif bagi ekonomi, lingkungan, dan kesejahteraan bagi masyarakat. International Conference Heritage of Toba ini merupakan kegiatan mise Internasional yang menerapkan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi,” terangnya,

Menurutnya, pengembangan pariwisata di kawasan Danau Toba akan berjalan dengan setia menjalankan slogan yang kerap ia sampaikan.

“Mari terus gerakkan dengan 3G; gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (gali semua potensi untuk ciptakan lapangan kerja). Potensi DPSP Danau Toba dengan 3T; tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat mamfaat,” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved