Breaking News:

Mayat Wanita Mengambang di Kolam Ternyata Ibu dari Empat Orang Anak

Mayat wanita yang mengambang di kolam ternyata merupakan ibu dari empat orang anak. Berikut penjelasannya

Penulis: Muhammad Anil Rasyid | Editor: Array A Argus
HO
Lokasi kolam tempat jenazah Yatti mengambang di Dusun III, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara, Selasa (12/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.COM,SERGAI - Identitas mayat wanita mengambang di kolam Dusun III, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Sergai pada Selasa (12/10/2021) kemarin akhirnya terungkap.

Menurut polisi, korban adalah Yatti Sianipar (43) warga Dusun III Simpang Bedagai, Desa Sei Rampah, Kecamatan Seirampah.

Terungkapnya identitas korban ini berkat kerja keras polisi, dimana penyidik dan Tim Inafis Polres Sergai mencocokkan sidik jari korban di alat Mambis (Mobile Automated Multi- Biometric Identification System).

Baca juga: Gadis 18 Tahun Ditemukan Tewas di Apartemen, Secarik Kertas di Mayat Bongkar Perilaku Ayah Pacarnya

"Setelah kami telusuri bersama tim inafis Polres Sergai melalui sidik jari korban dan dicocokkan dengan data kependudukan di aplikasi, maka dapat kami temukan siapa orangnya," ujar Kapolsek Firdaus, AKP Idham Halik, Rabu (13/10/2021).

Lanjut Idham, korban mempunyai empat orang anak yang masih kecil, dan suami yang bernama Syawal Lubis (44).

Sementara itu, suami korban sudah dimintai keterangan.

Menurut laporan, sebelum Yatti ditemukan tewas, korban sempat izin pergi dari rumah tanpa memberitahu pergi kemana.

Baca juga: Polsek Medan Tuntungan Temukan Mayat Pria di Hotel Padang Bulan dengan Bekas Tusukan disekujur Tubuh

Tetangga sekitar rumah korban yakni Hen Sihombing menjelaskan, kalau selama ini korban Yatti diduga seperti orang stres dan kerap berjalan kesana kemari tanpa memikirkan anaknya yang masih kecil.

Saat dihubungi www.tribun-medan.com, Kanit Reskrim Polsek Firdaus, Ipda Qory Siregar mengatakan pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian Yatti.

"Belum diketahui penyebab tewasnya korban, masih menunggu hasil patologi anatominya baru bisa disimpulkan," ujar Ipda Qory.

Dokter Gaffar Ahli Forensik yang mengotopsi korban mengatakan, hasil otopsi luar yang dilakukan, tidak ada ditemukan tanda-tanda yang mencurigakan atau tanda kekerasan dari tubuh korban. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved