Breaking News:

Pembunuh di Hotel Hawai Ditangkap

PEMBUNUH Hotel Hawai Dijanjikan Uang 300 Ribu sehabis Berhubungan Intim, Habisi Korban Pakai Parang

Saat itu korban menjanjikan uang sebesar Rp 300 ribu jika Agung mau diajak berhubungan seks di dalam kamar hotel.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Randy P.F Hutagaol
TRIBUN MEDAN/FREDY SANTOSO
Pengungkapan kasus pembunuhan di hotel Hawai, di halaman Mapolda Sumut, Rabu (13/10/2021). 

VIVO Y33s Dibanderol Rp 3,3 Juta, Dilengkapi Chipset Gaming serta Kapasitas RAM 8 GB

MEMILUKAN, Warung Satu-satunya Tempat Mencari Nafkah Ludes Dilalap Api di Padang Bulan

ZAINAL Silitonga Sempat Ngumpul dengan Teman-temannya Sebelum Ditemukan Tewas Mengenaskan

BAIM Wong Beberkan Kronologi Marahi Bapak Tua yang Minta Uang, Sebut Bahaya Dipepet saat Bawa Anak

Dalam keterangan yang diterima polisi, pelaku mengaku sudah tiga kali dilecehkan dengan cara memegang kemaluan pelaku dan mencumbunya di sebuah warung kopi.

Bahkan korban sudah berulangkali mengajak ASS alias Agung berhubungan seks namun ditolak pelaku.

Merasa dilecehkan, di saat pelaku mengajak korban nginap di hotel untuk berhubungan badan ia mengajak korban singgah ke kos-kosannya di daerah Sunggal.

Di situ ia mengambil parang yang diletakkan di dalam tas beserta pakaian ganti.

"Bahwa tersangka merasa sakit hati dikarenakan korban mencium, memegang perut dan memegang alat kelamin serta memeluk tersangka di depan umum," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (13/10/2021).

Setelah melakukan aksi bejatnya pelaku pun langsung melarikan diri menggunakan mobil korban ke Kota Binjai.

Di situ ia meninggalkan mobil dan melarikan diri ke rumah di sebuah perkebunan di Aceh Singkil.

Atas perbuatannya pelaku terancam hukuman penjara seumur hidup karena melakukan pembunuhan secara terencana.

"Atas perbuatannya ia terancam hukuman penjara seumur hidup dan dikenakan pasal 338 dan 340 KUHP dengan ancaman maksimal hukuman mati," ucapnya.

PELAKU Pembunuhan di Hotel Hawai Ditangkap di Kabupaten Aceh Singkil

Pelaku pembunuhan terhadap Beni MP Sinambela (36), di Hotel Hawai akhirnya ditangkap.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan pelaku ditangkap di wilayah Aceh Singkil.

Pria berinisial ASS itu diamankan beserta barang bukti mobil milik korbannya.

"Pelaku pembunuhan di Hotel Hawai ditangkap Tim Gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda sumut dan Polrestabes Medan, Inisial ASS, ditangkap di Wilayah singkil Aceh," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi, Rabu (13/10/2021).

Meski demikian Hadi belum bisa merinci motif pembunuhan terhadap Beni tersebut.

"Informasi lengkap nanti akan dipaparkan," ucapnya.

Sebelumnya, seorang pria ditemukan tewas di dalam kamar hotel Hawai, di Jalan Letjen Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021).

Ia tewas bersimbah darah akibat ditikam menggunakan pisau sehingga menyebabkan perut, tangan dan kepalanya luka-luka.

Cerita Kakak Korban Pembunuhan Sebelum Tewas di Hotel Hawai Padangbulan Medan

Jenazah Benny MP Sinambela yakni korban pembunuhan di Hotel Hawai Padang Bulan kini berada di rumah duka, di Jalan Medan - Batang Kuis Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang.

Ilda Sinambela, kakak kandung korban menceritakan awalnya sempat berjumpa dengan sang adik dan pamit untuk pergi bekerja pada hari Jumat (8/10/2021) sekitar pukul setengah 4 sore.

"Hari Jumat sekitar jam setengah 4 sore, ia pergi, dan memang kita masih sempat jumpa. Dia pergi kerja, dia bawa laptopnya," ujarnya

Korban pamit bersama sang ibu dan kakaknya tersebut.

"Saya pergi kerja dulu ya, kata dia (Benny) sama mama. Saya pun pulang ke rumah saya. Karena rumah kami pun berdekatan," terangnya.

Usai pergi, Ilda tidak mendapat komunikasi dengan korban. Hingga ditemukan tewas di sebuah Hotel Hawai.

"Sejak itu enggak ada komunikasi lagi. Mamak pun ntah kenapa enggak ada ngomong. Biasanya 'Ben pulang kau ben'," sebutnya.

Hingga pada hari Sabtu (9/10/2021), pihak keluarga mendapat informasi dari polisi yang datang ke rumah tersebut dan memberikan informasi tentang kematian sang adik.

"Kepolisian datang kemari. 'Ini rumah Sinambela ya?' Tanya polisi itu. Terus kami bilang, "iya. Kenapa?'. Lalu dijawab polisi, ' iya dia terjadi pembunuhan'," sebutnya mengikuti kata polisi.

Mendengar informasi itu, sang mamak langsung menangis sejadi - jadinya. Namun pihak keluarga tidak mengetahui siapa pembunuh si adik.

Hingga kini jenazah sudah tiba di rumah duka untuk segera dimakamkan oleh pihak keluarga, setelah dilakukan autopsi di RS Bhayangkara Medan.

Ini Penampakan Terduga Pelaku Pembunuhan di Hotel Hawai Saat Ditangkap Polisi

Berakhir sudah pelarian terduga pelaku pembunuhan di Hotel Hawai Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sabtu (9/10/2021) lalu.

Pelaku dikabarkan ditangkap di daerah Tiga Binanga Kabupaten Karo, Sumatera Utara.

Foto yang diterima Tribun-Medan.com, saat ditangkap pelaku memakai topi berwarna hitam, kaus lengan panjang berwarna coklat, celana jeans pendek. Terdapat tato di bagian kaki sebelah kanan pelaku.

Namun, sejauh ini kepolisian belum mengonfirmasi penangkapan tersebut.

Kapolrestabes Medan Kombes Pol Riko Sunarko saat ditemui di Mapolda Sumut, Selasa (12/10/2021), enggan memberikan keterangan lebih detail.

"Besok, besok," ucapnya singkat.

Mobil Ditemukan di Binjai

Sebelumnya, polisi telah mengamankan mobil milik korban Beni MP Sinambela. Mobil merek Wuling bernopol BK 1301 AJZ itu ditemukan di daerah Kota Binjai, setelah dibawa kabur oleh pelaku.

Keluarga korban, Mangunsong, mobil korban yang dibawa oleh pelaku diamankan dari Kota Binjai.

"Info dari polisi diamankan di Binjai mobilnya. Cuma gak dikasih tahu pelakunya ditangkap juga apa enggak," kata Mangunsong, Senin kemarin.

Sementara Ilda Sinambela, kakak kandung korban, mengaku tidak tahu lokasi temuan mobil tersebut.

"Polisi tidak bilang ditemukan di mana. Namun katanya mobil adik kami ini sudah ditemukan," kata Ilda Sinambela ditemui Tribun-Medan.com di rumah duka Jalan Medan-Batangkuis Kecamatan Percut Seituan, Senin (11/10/2021).

Ilda mengatakan, saat keluarga bertanya mengenai lokasi penemuan mobil korban, polisi meminta keluarga bersabar. "Saya sudah tanya di mana, tapi pihak kepolisian bilang 'nanti aja buk'," terangnya.

Ia juga mengatakan, pihak kepolisian sempat meminta kunci cadangan mobil milik korban. "Mereka minta kunci serap (cadangan)," ujarnya.

Foto semasa hidup Benny MP Sinambela, korban pembunuhan di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (10/10/2021).
Foto semasa hidup Beni MP Sinambela, korban pembunuhan di Hotel Hawai, Jalan Jamin Ginting Kecamatan Medan Tuntungan, Minggu (10/10/2021). (TRIBUN MEDAN/ALVI)

Kronologi

Peristiwa pembunuhan tersebut terjadi di kamar hotel Hotel Hawai yang ada di Jalan Jamin Ginting, Kelurahan Mangga, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Sabtu (9/10/2021).

Korban teridentifikasi bernama Beni MP Sinambela, warga Desa Bandar Klippa, Kecamatan Percut Seituan. Ia ditemukan tewas dengan luka tikam di sekujur tubuhnya.

Edi, pegawai Hotel Hawai, mengatakan, Beni datang bersama teman prianya menumpangi mobil Wuling BK 1301 AJZ sekira pukul 07.30 WIB, Sabtu (9/10/2021).

Keduanya memesan kamar dengan alasan hendak beristirahat. "Saat datang, keduanya tidak ada ribut-ribut," kata Edi, Sabtu.

Selanjutnya, pihak hotel memberikan kunci di kamar nomor 200 dengan fasilitas Air Conditioner seharga Rp 72 ribu. Keduanya kemudian pergi ke kamar yang berada di lantai 2 tersebut.

Korban pembunuhan, di Hotel Hawai, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021).
 
Korban pembunuhan, di Hotel Hawai, di Jalan Jamin Ginting, Kecamatan Medan Tuntungan, Sabtu (9/10/2021).   (HO)

Dari pengakuan Edi, saat dia mengantarkan handuk, keduanya masih baik-baik saja. Jelang pukul 13.30 WIB, barulah terdengar ribut-ribut di kamar yang dihuni korban dan pelaku.

Saat terdengar ribut-ribut di lantai 2, pegawai hotel bernama Yusuf dan seorang rekannya datang untuk mengecek. Keduanya mendobrak kamar nomor 200 yang menjadi sumber keributan.

Saat itulah, mereka melihat seorang pria memegang senjata tajam yang berlumuran darah, sedangkan Beni tampak sekarat dengan luka tusukan di sekujur tubuh.

Sambil menghunus senjata tajam, pria itu pun mengancam akan membunuh kedua pegawai hotel tersebut. "Saya dobrak pintunya. Baru pembunuh ini mengancam saya dengan senjata tajam," ujar seorang pegawai hotel.

(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved