Breaking News:

PON Papua

Raih Medali Emas di PON Papua, Atlet Wushu Brando Mamana Kalungkan Medali ke Makam Sang Ibu

Setibanya di Kabupaten Karo, Brando lansung menuju ke beberapa lokasi untuk melakukan ziarah ke makam keluarganya.

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Royandi Hutasoit
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
Atlet cabang olahraga Wushu dari provinsi Sumatera Utara yang berhasil raih medali emas pada PON Papua ke-XX Brando Mamana, melakukan ziarah ke makam ibunya, di komplek pemakaman umum, di Jalan Lingkar Kabanjahe, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Usai bertanding di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-XX di Papua, salah satu atlet dari Sumatera Utara Brando Mamana berhasil meraih medali emas. Diketahui, Brando Mamana berhasil menjadi juara pada cabang olahraga Wushu - Sandra di kelas 48 Kg.

Setelah kembali dari Papua, atlet yang memiliki julukan Tiger Karo ini bertolak kembali ke kampung halamannya di Kabupaten Karo, Rabu (13/10/2021). Setibanya di Kabupaten Karo, Brando lansung menuju ke beberapa lokasi untuk melakukan ziarah ke makam keluarganya.

Amatan www.tribun-medan.com, Brando yang didampingi oleh rekannya ini lansung menuju ke pemakaman umum di Jalan Lingkar, Kecamatan Kabanjahe. Di sana, ternyata makam yang pertama kali diziarahi oleh Brando merupakan makam sang ibunda.

Setibanya di makam ibunya, Brando yang mengenakan baju kemeja dengan motif bunga ini lansung membersihkan makam tersebut. Setelah membersihkan makam, dirinya lansung melakukan ziarah berupa mulai dari menabur bunga hingga berdoa.

"Ya hari ini saya sengaja datang ke sini untuk ziarah, yang pertama ke makam mamak," ujar Brando.

Usai berziarah, dirinya meletakkan kalung medali emas yang dipakainya ke nisan makam sang ibu. Dirinya mengatakan, hal ini merupakan bentuk rasa syukur dan penghargaan bagi almarhumah ibunya.

Usai melakukan ziarah ke makam ibunya, dirinya beserta rombongan bergerak ke arah Kecamatan Tigapanah. Di sini, Brando kembali melakukan ziarah ke makam keluarganya yang lain.

Diketahui, dari beberapa makam yang ada di sana merupakan makam dari paman Brando yang merupakan salah satu orang yang cukup berperan pada karir dirinya. Selain itu, di koalisi ini juga ada makam keluarga lainnya yaitu nenek dan keluarga lain dari garis keturunan ibunya.

"Di sini makam mama atau paman saya, ini adik dari ibu saya. Mama saya inilah yang sangat berperan di kehidupan olahraga saya, khususnya bela diri taekwondo," ungkapnya.

Brando menceritakan, pamannya ini merupakan sosok yang mendidik dirinya dari kecil dan memperkenalkan olahraga bela diri hingga sampai dirinya bisa naik ke kancah nasional.

(cr4/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved