Breaking News:

News Video

Siswi SMA Negeri 1 Kota Medan Akui Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi Kurang Seru, Ini Penyebabnya

Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Medan menggelar belajar tatap muka perdana, Rabu (13/1/2021).

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN- Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Medan menggelar belajar tatap muka perdana, Rabu (13/1/2021).

Dari amatan Tribun Medan, siswa mulai tiba di SMAN 1 Kota Medan yang beralamatkan di Jalan Cik Diktiro pada pukul 07.30. dengan pakaian seragam sekolah dan protokol kesehatan yang ketat.

Selain siswa dan guru datang dengan Prokes yang ketat, pihak sekolah pun telah menyiapkan fasilitas Prokes sebelum masuk ke ruangan kelas.

Di gerbang pintu sejolah sudah disediakan tempat pencuci tangan dan hand sanitizer serta alat pengecek suhu badan.

Jeswani, siswi yang mengikuti pelaksanaan PTMT perdana ini mengaku senang karena bisa melaksanakan belajar di sekolah kembali.

" Senang sekali cuman karena kita kelasnya gak di gabung jadi sedikit kurang seru. Tapi mau gimana lagi namanya masih pandemi," tutur siswi kelas 11 MIPA ini.

Diterangkan Jeswani juga bahwa pelaksanaan PTMT dengan sistem pembagian kelas membuat tenaga guru menjadi terporsir dua kali.

" Sistem di sekolah kami itu misal hari ini kelas 11 maka seluruh kelas 11 hadir hari ini dan kami dibagi per kelas 18 orang dan otomatis guru kami setelah ngajar di kelas kami dia harus ngajar di kelas lain lagi dengan materi yang sama," ucapnya.

Hal serupa juga dikatakan Zazkia Aufi, menurutnya pelaksanaan PTM ini sangat yang ditunggu-tunggu oleh pihaknya.

" Senang karena ini yang saya tunggu-tunggu bisa belajar di kelas karena kalau belajar daring itu tingkat kesulitannya lebih tinggi," ucapnya.

Namun ia merasa iba sebab guru harus melaksanakan pengulangan materi yang sama di ruang kelas lainnya.

" Cuman kasian guru kami sebab dia harus berulang ulang menjelaskan materi pembelajaran yang sama ke kelas lain karena yang masuk satu tingkatan kelas," tuturnya.

Untuk itu mereka pun berharap agar pelaksanaan PTMT berjalan selamanya agar tidak ada pembelajaran daring lagi di rumah

" Berharap daring ini ditiadakan dan kami bisa belajar di sekolah tanpa ada pembagian lainnya seperti saat ini ," ucap kedua siswi itu serempak.

( cr5/tribun-medan).

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved