Breaking News:

News Video

Tiga Pembunuh Ayahnya Lolos Dari Penjara Seumur Hidup, Selly : Kami Tidak Puas Ini Berencana

Tiga pemuda asal Nias yakni Faonasekhi Zamago, Bezisokhi Zalukhu dan Aperseven Zalukhu, yang nekat bunuh pemilik kos-kosan secara sadis lolos

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tiga pemuda asal Nias yakni Faonasekhi Zamago, Bezisokhi Zalukhu dan Aperseven Zalukhu, yang nekat bunuh pemilik kos-kosan secara sadis lolos dari pidana penjara seumur hidup.

Majelis Hakim yang diketuai Denny Lumbang Tobing, menjantuhi hukuman berbeda kepada ketiga terdakwa.

Hakim memvonis Faonasekhi Zamago dengan hukuman 20 tahun penjara, sementara dua terdakwa lainnya yakni Bezisokhi Zalukhu dan Aperseven Zalukhu divonis lebih ringan masing-masing 18 tahun penjara.

"Telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana yang melakukan perbuatan dengan sengaja dan dengan direncanakan lebih dahulu menghilangkan jiwa orang lain karena pembunuhan direncanakan, sebagaimana dalam Dakwaan Pertama Pasal 340 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP," kata Hakim

Dikatakan Hakim, adapun yang memberatkan perbuatan para terdakwa mengakibatkan korban Djie Goon Gunawan alias Acek meninggal dunia.

"Yang meringankan para terdakwa bersikap sopan di persidangan, menyesali perbuatannya dan belum pernah dihukum," kata Hakim

Usai mendengar vonis hakim Jaksa Penuntut Umum (JPU) Elisabet Panjaitan dan Nur Fransiska Rajagukguk yang sebelumnya menuntut hukuman penjara seumur hidup kepada ketiga terdakwa menyatakan pikir-pikir, demikian pula para terdakwa melalui Penasehat Hukumnya (PH).

Sementara itu diluar arena sidang, anak korban Selly mengaku tidak puas atas putusan tersebut. Ia berharap Jaksa mengajukan banding sebab dinilai perbuatan ketiga anak kosnya tersebut sangat kejam.

"Tidak puas, harusnya seumur hidup karena kan memang pembunuhan berencana. Kita berharap sesuai tuntutan penjara seumur hidup. Seharusnya Jaksa banding," pungkasnya.

Sementara itu, dalam sidang beragendakan dakwaan terungkap bahwa terdakwa Faonasekhi Zamago masih sempat berpura-berpura membeli rokok sebelum ia dan dua temannya akhirnya membunuh korban.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved