Breaking News:

Tingkat Bayar Kredit Warga Siantar dan Sekitarnya Mulai Membaik

Bank Indonesia melihat masyarakat mulai mampu menabung kembali di bank, bila mengacu data per Agustus 2021.

Penulis: Alija Magribi | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/ALIJA MAGRIBI
Kepala Bank Indonesia Kpw Pematangsiantar, Teuku Munandar saat wawancara dengan wartawan ekonomi, Rabu (13/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, SIANTAR - Bank Indonesia Kantor Perwakilan (Kpw) Pematangsiantar menyebut tingkat pembayaran kredit dan penyimpanan uang masyarakat ke bank mulai membaik pada tahun 2021, bila dibandingkan dengan kondisi yang terjadi di tahun 2020.

Kendati dua tahun ini masih dalam masa Pandemi Covid-19, BI Kpw Pematangsiantar menyebut, beberapa kegiatan pemerintah dalam menangani Covid-19 mulai efektif memulihkan kembali ekonomi nasional.

Kepala BI Kpw Pematangsiantar, Teuku Munandar mengatakan, hal ini terlihat dalam wilayah kerja Bank Indonesia Kpw Pematangsiantar yaitu Siantar-Simalungun-Batubara-Tanjungbalai-Asahan-Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu-Labuhanbatu Selatan (Sisi Batas Labuhan).

"Permintaan pelaku usaha untuk pembiayaan meningkat per Agustus 2021 dengan Rp 27,8 triliun, atau naik 6 persen bila dibandingkan Desember 2020 yang hanya Rp 26, 2 triliun. Artinya usaha masyarakat sudah bergeliat lagi," kata Munandar.

Bank Indonesia, ujar Munandar, juga melihat masyarakat mulai mampu menabung kembali di bank, bila mengacu data per Agustus 2021.

"Indikator lain, yaitu dana pihak ketiga yaitu deposito/giro juga naik 13,6 persen per Agustus 2021 yaitu Rp 41,7 triliun bila dibandingkan dengan Desember 2020 yang hanya Rp 36,74 triliun. Masyarakat mulai mendapat keuntungan dari usahanya untuk menabung ke bank," tambah Munandar.

Munandar menyampaikan, dengan peningkatan kredit dan dana pihak ketiga ini, tentunya akan menurunkan risiko kredit bermasalah atau Non Performance Loan (NPL) di kalangan nasabah atau pelaku usaha.

Bank Indonesia Kpw Pematangsiantar juga mencatatkan Indeks Keyakinan Konsumen di Siantar dan sekitarnya juga meningkatkan waktu ke waktu, bahkan bertengger di atas Indeks Keyakinan Konsumen secara nasional.

Munandar mengapungkan harapannya dengan kebersamaan menangani Covid-19 dan memulihkan ekonomi, bukan tak mungkin kehidupan ekonomi kembali normal.

Ia juga berharap peran media yang sangat penting untuk memberi informasi yang membangun (konstruktif) kepada masyarakat untuk membantu melawan dampak dari Covid-19. (alj/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved