Breaking News:

Dosen FT UNIMED Kembangkan Mesin Pengering untuk Tingkatkan Produktivitas UMKM Tepung Singkong

Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (PKM PTM FT Unimed) dan LPPM Unimed

Editor: Ismail
Dok. Universitas Negeri Medan (Unimed)
Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) FT–LPPM Universitas Negeri Medan (Unimed). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Tim Pengabdian Kemitraan Masyarakat Pendidikan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Negeri Medan (PKM PTM FT Unimed) dan LPPM Unimed memberikan bantuan dan pelatihan dalam rangka meningkatkan produktivitas UMKM.

Kegiatan ini merupakan wujud pemenuhan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang melibatkan masyarakat dimana Perguruan Tinggi memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Khusus pada kegiatan ini permasalahan yang dihadapi berupa proses pengeringan pada produksi tepung singkong pada salah satu UMKM yang terletak di desa Sumberejo, Pagar Merbau, Deli Serdang.

Pelatihan yang diberikan kepada UMKM berupa pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin pengering bertenaga kompor gas, pelatihan pembuatan ragam olahan tepung singkong dan tepung mokaf, dan pelatihan penjualan produk melalui e-commerce.

Dalam hal ini ketua pelaksana kegiatan, Banu Nursanni, menyatakan bahwa pemberian mesin pengering ini akan menjaga kualitas dan kuantitas produk meski di musim penghujan sehingga UMKM dapat mencapai ketersediaan produk dan mencapai produktivitas produksi yang optimal.

“Dengan adanya perubahan sistem konvensional menjadi proses produksi yang lebih praktis dan higienis diharapkan tepung singkong yang diperoleh akan lebih baik dan mencapai standar. Diharapkan bantuan ini menjadi Langkah awal UKMK dalam mengembangkan usahanya dan menjadi pelopor bagi masyarakat serupa sehingga perekonomian masyarakat sekitar lebih berdinamika,” kata Banu, Senin (23/8/2021).

“Pengembangan produksi ini menjawab tantangan bagi UMKM di daerah yang dituntut memiliki daya saing tinggi dan menarik bagi pasar lokal. Apalagi di era Revolusi Industri 4.0 kita berharap UMKM-UMKM seperti ini dapat cepat tanggap dalam menerapkan teknologi di produksi mereka karena teknologi baru akan terus berkembang,” ujar Safri Gunawan, dosen Prodi Pendidikan Teknik Otomotif yang ikut serta dalam pelaksanaan PKM.

Sementara itu Dosen Program Studi Gizi, Yatty D. Sandy, memberikan pelatihan dalam mengolah tepung singkong dan tepung mokaf. Kegiatan ini bertujuan agar masyarakat dapat memanfaatkan kedua tepung yang dapat diaplikasikan pada berbagai jenis makanan, seperti peyek, brownies, dan bakwan. Yatty menambahkan bahwa tepung jenis dapat menjadi substitusi tepung singkong karena memiliki tekstur yang hampir menyerupai tepung terigu.

Di samping itu Dosen Prodi PTM lainnya, Sapitri Januariansyah menyampaikan cara menjualkan produk dengan e-commerce sehingga UMKM dapat melakukan ekspansi bisnis. “Dengan adanya beragam e-commerce, membuka kesempatan bagi UMKM untuk mendapatkan tambahan omzet yang lebih besar,” ujar Sapitri. 

Di akhir kegiatan, pemilik UMKM, Sukar, menyampaikan terima kasih kepada tim PKM dan LPPM Unimed yang telah memberikan bantuan dan pelatihan kepada karyawannya dan masyarakat setempat dalam penerapan mesin pengering dan pengolahan tepung singkong.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved