Breaking News:

News Video

Rachel Venya Kabur dari Karantina, Diduga Dibantu Oknum TNI Berinisial FS

Kabar Rachel Venya kabur dari karantina setelah melakukan perjalanan dari luar negeri dikonfirmasi oleh Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Jaya.

Editor: Bobby Silalahi

Informasi soal dugaan kabur Rachel Venya dari Wisma Atlet Pademangan menjadi perbincangan hangat di media sosial.
Melalui sebuah utasan di Twitter, disebutkan selebgram itu hanya menjalani 3 hari karantina setelah pulang dari New York.


TRIBUN-MEDAN.COM - Kabar Rachel Venya kabur dari karantina setelah melakukan perjalanan dari luar negeri dikonfirmasi oleh Kapendam (Kepala Penerangan Kodam) Jaya, Herwin BS.

Ia juga menuturkan bahwa lolosnya Rachel Vennya dari kewajiban untuk menjalani karantina mandiri dibantu oleh FS, oknum TNI di bandara Soekarno-Hatta.

Dalam pengusutan perkara yang viral di media sosial itu, Herwin mendapati adanya tindakan nonprosedural yang dilakukan oleh oknum TNI itu.

"Pada saat pendalaman kasus, ditemukan adanya dugaan tindakan nonprosedural oleh oknum anggota Pengamanan Bandara Soetta (TNI) berinisial atas nama FS," terang Kapendam Jaya Kolonel Herwin BS dalam keterangan tertulis, yang diterima Tribunnews.com Kamis (14/10/2021).

"Oknum tersebut telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri," terangnya.

Herwin mengatakan, pihak Kodam Jaya melakukan penyelidikan terkait kasus yang saat ini viral di media sosial.

Pemeriksaan dimulai dari hulu sampai ke hilir, mulai dari bandara sampai dengan di RSDC Wisma Atlet Pademangan.

Sejauh ini pihaknya baru mendapati satu petugas di Bandara Soekarno-Hatta yang membantu Rachel Venya kabur dari wajib karantina.

Penyelidikan juga akan dilakukan terhadap tenaga sektor kesehatan, tenaga pengamanan, dan penyelenggara karantina lainnya.

"Agar diperoleh hasil yang maksimal sebagai bahan evaluasi sesuai dengan SE Satgas Covid-19 Nomor 18/2021 yang mana bahwa tamu atau warga yang baru datang dari luar negeri wajib melaksanakan karantina selama 8x24 jam," kata Herwin.

Setelah ditemukan keterlibatan oknum, Pangdam Jaya selaku Pangkogasgab Pad Covid-19, Mayjen TNI Mulyo Aji, memerintahkan penyidikan terhadap FS.

Jika terbukti kabur, Rachel akan disanksi sesuai pasal tentang kekarantinaan yakni pidana penjara 1 tahun dan atau denda Rp 100 juta.(tribun-video.com/tribunnews.com)

Rachel Vennya Kabur Usai Dari Luar Negeri, FS Oknum TNI Mengatur Agar Lolos Dari Kewajiban Karantina

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Rachel Vennya Kabur Usai Dari Luar Negeri, FS Oknum TNI Mengatur Agar Lolos Dari Kewajiban Karantina

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved