Breaking News:

News Video

Terkait Perusakan dan Penganiayaan di RSU HKBP Balige, Ini Keterangan Kapolres Toba

Ia menjelaskan bahwa terkait kasus ini, Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak sudah memberikan keterangan. Ternyata, pihak keluarga pelaku

Penulis: Maurits Pardosi | Editor: heryanto

Terkait Perusakan dan Penganiayaan di RSU HKBP Balige, Ini Keterangan Kapolres Toba

TRIBUN-MEDAN. Com, TOBAPerusakan dan penganiayaan yang terjadi di Rumah Sakit Umum HKBP Balige yang terjadi pada Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 00.30 WIB kini sudah ditangani pihak kepolisian. Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya angkat bicara soal kejadian tersebut.

“Pada Minggu (10/10/2021) sekitar pukul 00.30 WIB, dimana korban dengan inisial MT dan pelaku berinisial TS dan JS. Dimana, para pelaku ini kita kenakan pasal 351 (1) dan pasal 406 KUHP," ujar Kapolres Toba AKBP Akala Fikta Jaya dalam konferensi pers pada Kamis (14/10/2021) sore.

Selanjutnya, ia menyampaikan motif kedua pelaku: Tarenjith Singh dan Jasprit Singh melakukan penganiayaan dan perusakan tersebut. Kedua pelaku dikenakakan pasal 351 ayat 1 dan pasal 406 KUHPidana.

"Motifnya, para pelaku sendiri tidak puas dengan pelayanan tim medis kita dari rumah sakit sehingga melakukan perusakan dan penganiayaan," sambungnya.

Selanjutnya, ia menguraikan perihal akar persoalan hingga terjadi perusakan dan penganiayaan tersebut.

"Sedikit kami uraikan kejadian, dimana pada hari Minggu (10/10/2021) tersebut, terjadi lakalantas. Kemudian dibawa ke rumah sakit, dan pihak rumah sakit sudah membuat pelayanan," terangnya.

"Kemudian pihak rumah sakit menanyakan soal identitas untuk administrasi. Kemudian datanglah dua pelaku ini ke rumah sakit dan mungkin merasa tidak puas dengan pelayanan rumah sakit ini sehingga melakukan perusakan dan penganiayaan,” sambungnya.

Dari keterangannya, kedua pelaku masih dalam perawatan di rumah sakit di Medan. Keduanya sudah diamankan pihak kepolisian.

“Kemudian, kami dari pihak kepolisian telah merespon laporan tersebut sehingga kita tindak lanjuti dimana kita telusuri keberadaan pelaku dan sudah kita amankan di Medan. Sementara, pelaku masih diopname di rumah sakit,” terangnya.

Ia menjelaskan bahwa terkait kasus ini, Kapoldasu Irjen Pol RZ Panca Putra Simanjuntak sudah memberikan keterangan. Ternyata, pihak keluarga pelaku sudah meminta maaf atas kejadian tersebut pada konferensi pers yang disampaikan oleh Polda.

“Kemudian, yang pasti di sini kami pihak kepolisian sudah menindaklanjuti kasus tersebut hingga saat ini masih dalam proses. Kemudian, kemarin juga sudah ada dilakukan pers rilis di Polda oleh Pak Kapolda langsung dimana di situ juga ada pihak keluarga pelaku dengan adanya permohonan maaf atas kejadian tersebut,” sambungnya.

“Penanganan ini kita sesuaikan dengan aturan yang ada. Bila nanti, ada dari pihak korban maupun pelaku ada penyelesaian akan kita sampaikan lagi” pungkasnya.

(cr3/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved