Breaking News:

Jawaban Kapolresta Deliserdang Soal Pelaku Penculikan Warga Patumbak Tak Kunjung Tertangkap

Saat disinggung apakah mantan anggota TNI tersebut bersembunyi di markas TNI, ia pun enggan membeberkan.

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Ayu Prasandi
HO
Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi, di Polda Sumut, Sabtu (16/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN - Dua pelaku utama penganiayaan dan penculikan  Fandi Wahyudi, warga Kecamatan Patumbak hingga kini belum tertangkap.

Adapun kedua pelaku utama yang belum tertangkap ialah, Andi, pria yang diduga bandar narkoba di wilayah Patumbak dan Daniel Ginting, seorang pecatan TNI Kodam Sriwijaya, Palembang.

Baca juga: Shin Tae-yong Kecewa Brunei dan China Mundur dari Kualifikasi Piala Asia U-23 2022

Sampai saat ini Polresta Deli Serdang baru menangkap seorang sopir yang turut serta membuang korban bernama, bernama Piter Junianto Sitohang alias Coki. Ia ditangkap di Kabupaten Samosir.

Ketika diwawancarai, Kapolresta Deli Serdang Kombes Yemi Mandagi mengatakan masih terus melakukan pengejaran terhadap keduanya.

Ia mengaku kesulitan karena memang keduanya sudah melarikan diri dan bersembunyi.

Saat disinggung apakah mantan anggota TNI tersebut bersembunyi di markas TNI, ia pun enggan membeberkan.

"Mereka melarikan diri. Intinya sedang dicari dan satu sudah diamankan," kata Kapolresta Deli Serdang, Kombes Yemi Mandagi, Sabtu (16/10/2021).

Sementara itu ibu korban, Khairunnisa berharap agar kasus ini segera tertangkap.

Ia menyebutkan anaknya Fandi Wahyudi, hingga kini belum berani pulang ke rumah.

Baca juga: Ole Gunnar Solskjaer Minta Marcus Rashford Fokus pada Sepak Bola

Fandi disebutkannya sedang bersembunyi di rumah saudaranya agar aman.

Sementara kondisi lukanya di yang dihantam kayu masih perlu pengobatan.

Dokter mengatakan luka pada bagian pipi yang membuat tulangnya retak harus dibedah. Sementara ia mengaku belum memiliki uang.

"Kalau bisa cepat tertangkap. Kami pun mau bedah belum ada duit. Dia sering ngilu-ngilu karena retak itu tulang pipinya," ucap ibu korban, Khairunnisa, Sabtu (16/10/2021).

(cr25/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved