Breaking News:

Okupansi Travel Wisata di Sumut Naik 40 Persen, Dominasi Perjalanan Wisata Lokal

Saat ini okupansi travel berada sekitar 40 persen, naik drastis dibanding pada masa PPKM darurat yang sama sekali tak dapat beraktivitas.

Penulis: Kartika Sari | Editor: Ayu Prasandi
Tribun Medan
Karyawan travel Anya Vaya di Mega Travel Fair tampak sedang melayani customer yang ingin mendapatkan paket promo dan menarik yang disajikan di Mega Travel Fair, Jumat (10/3/2017). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Pergerakan biro perjalanan wisata di kota Medan kini kembali bergeliat usai semakin menurunnya level PPKM di kota Medan.

Hal ini diungkapkan pemilik Savana Tour and Travel Dina yang merasa antusias dan lega akhirnya aktivitas travel mulai bergerak kembali.

"Cukup lega dan senang ya akhirnya bisa kembali bergerak. Namun saat ini kita masih belum bergerak untuk ke luar provinsi, masih di lokal saja untuk saat ini," ungkap Dina, Sabtu (16/10/2021).

Dikatakan Dina, saat ini okupansi travel berada sekitar 40 persen, naik drastis dibanding pada masa PPKM darurat yang sama sekali tak dapat beraktivitas.

"Sekarang udah meningkat sekitar 40 persen lah. Sekarang dalam seminggu itu udah ada sekitar 4-5 pemesanan tour, kalau dulu pas PPKM kita sama sekali tidak bisa bergerak," ujarnya.

Baca juga: Padahal Kepalanya Sudah Ditebas Kapak, Pria Ini Ngotot Nikahi Pacarnya yang Berusia 64 Tahun

Sementara itu, Dina menjelaskan bahwa saat ini banyak para tamunya yang memilih untuk lokal lantaran terbatasi dengan beberapa persyaratan.

"Paling banyak diminati itu Siosar, Sibea-bea, Berastagi dan Samosir. Karena kalau mau keluar, kan masih ada yang beri syarat PCR. Mungkin kalau vaksin kan udah semua, masalahnya di PCR kan lumayan mahal biayanya, jadi milih yang di lokal aja dulu," tutur Dina.

Sementara itu, Dina mengatakan bahwa saat ini sudah mulai banyak tempat wisata yang sudah mulai dibuka kembali.

Hal ini yang ia cari tahu terlebih dahulu dan menginfokan kepada para tamu.

Sementara itu, untuk menggaet tamu, Dina juga rutin memberikan promo-promo menarik dengan menyebarkan lewat sosial media seperti WhatsApp, Instagram, maupun Facebook.

Peningkatan orderan ternyata juga turut dialami oleh Ridho, pemilik rental mobil yang kini mulai kebanjiran orderan sewa rental mobil untuk seputar Sumatera Utara.

Baca juga: Beredar Hoaks Gelombang Panas, Ini Penjelasan BMKG soal Suhu Tinggi

"Alhamdulillah udah mulai banyak lagi yang rental ke kita. Kalau meningkat ada sekitar 50-60 persen lah dibanding pas PPKM darurat," ujar Ridho.

Dikatakan Ridho, peningkatan sudah mulai terlihat saat awal bulan Oktober dengan orderan capai 7-8 mobil tiap Minggu. 

"Udah ada lah orderan sampai 7-8 mobil, kebetulan juga join sama teman, partneran lah. Lumayan juga omzet ini naik. Kalau waktu PPKM darurat itu udah duduk manis ajalah di rumah, syukurnya masih ada tabungan kita," pungkas Ridho.

(cr13/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved