News Video

Sopir Mobil Sampah Mengeluh Enam Hari Sulit Dapat Solar, Sitepu: Mungkin Dijual Ke Mafia Minyak

Ia menuturkan setiap harinya mengitari 7 SPBU tetapi tidak mendapat solar. Padahal, ia kerja tiap hari dan sangat membutuhkan BBM.

Tayang:

Sopir Mobil Sampah Mengeluh Enam Hari Sulit Dapat Solar, Sitepu: Mungkin Dijual Ke Mafia Minyak

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Pengendara mobil pengangkut sampah, R Sitepu mengaku sudah enam hari ini sulit mendapatkan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kota Medan.

"Sudah enam hari ini solar susah didapatkan," kata R Sitepu sembari ngantri di SPBU Selayang, Jalan Setia Budi, kepada Tribun Medan, Sabtu (16/10/2021).

Ia menuturkan setiap harinya mengitari 7 SPBU tetapi tidak mendapat solar. Padahal, ia kerja tiap hari dan sangat membutuhkan BBM.

"Jadi, pertanyaan kemana BBM-nya ini. Saya petugas kebersihan dari swasta untuk mengangkat sampah," sebutnya.

Tidak hanya di SPBU, rupanya di eceran juga terjadi kelangkaan. Padahal menurutnya jika membeli minyak eceran merugikan pengendara.

"Kalau di eceran kan mahal. Satu botol Aqua itu sudah Rp 10 ribu. Sekarang justru tidak ada barang. Sebenarnya rugi kalau beli eceran," tuturnya.

"Kalau kita beli Rp 50 ribu, paling dapat 7 liter di eceran. Kalau di galon kan sampai 10 liter. Kemungkinan ada penimbunan atau dijual ke mafia minyak," tambahnya.

Ia pun berharap ke depan bahan bakar lancar. Sehingga pekerja serupa dirinya bisa bekerja dengan lancar.

Sebelumnya diberitakan, sejumlah pengendara memadati arus lalu lintas arah Karo-Medan yang mau melintasi SPBU Selayang.

Hal itu dikarenakan para pengendara mengantri untuk mendapatkan BBM solar. Hampir seluruh pengendara mengeluh beberapa hari belakangan sulit mendapatkan BBM di kota Medan.

(cr8/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved