Breaking News

Bayi Penderita Atresia Bilier Sulit Dioperasi, Begini Kondisinya di RSUP Adam Malik

Bayo penderita atresia bilier sulit jalani operasi di RSUP Adam Malik Medan. Begini kondisi terbarunya

Tayang:
Editor: Array A Argus
HO
Kahiyang Ayu, putri Presiden RI Joko Widodo jenguk Aiyla Adisty Hidayah, bayi yang menderita Astresia Bilier di RSUP Adam Malik Medan beberapa waktu lalu 

TRIBUN-MEDAN.COM,MEDAN - Kondisi bayi penderita penyakit Atresia Billier, Aiyla Adisty Hidayah masih kurang stabil. 

Plt Kadis Kesehatan Kota Medan, dr Mardohar Tambunan mengatakan, Aiyla masih terus dalam penanganan di RSUP Adam Malik Medan. 

Saat ini, terang Mardohar, para dokter masih terus meningkatkan keadaan umumnya, artinya yang menyangkut gizi dan nutrisinya. 

"Saat ini dokter masih mencoba memperbaiki kondisi umumnya. Sebab, saat dibawa ke rumah sakit kondisi umumnya terbilang kurang baik seperti gizi dan nutrisinya," ujar Mardohar, Minggu (17/10/2021). 

Baca juga: Bobby Nasution Jamin Biaya Perawatan Bayi Penderita Atresia Bilier

Diungkapkan Mardohar, jika dilakukan tindakan besar seperti operasi, tambahnya, harus melalui pertimbangan dokter spesialis dan persetujuan orang tua.

"Jika dilakukan transplantasi hati, harus ada pendonor hati. Di samping operasi juga harus  mendapatkan izin dari orang tua bayi,"
tambahnya.

Mardohar menuturkan, tindakan atau penanganan terhadap Aiyla Adisty Hidayah bayi penderita penyakit langka atresia bilier lebih sulit dilakukan. Penyebabnya bayi tersebut telah berusia tujuh bulan.

Penanganan terhadap Aiyla akan lebih mudah apabila masih berusia dua atau tiga bulan.

Baca juga: Aiyla Adisty Hidayat, Bayi Tujuh Bulan yang Menderita Atresia Bilier, Butuh Uluran Tangan Dermawan

"Atresia bilier ini termasuk penyakit yang jarang. Artinya kalau mau dilakukan operasi ada ketentuannya. Jika umur anak masih dua bulan atau tiga bulan akan lebih mudah penanganannya, namun saat ini penderita sudah memasuki umur tujuh bulan sehingga harus dilakukan operasi baik itu transplantasi hati, membuat saluran atau memasukkan alat kesehatan ke dalam tubuhnya," katanya.

Apabila ingin dilakukan operasi atau tindakan besar terhadap Aiyla, maka harus berdasarkan pertimbangan dokter spesialis dan persetujuan orangtua.

"Jika dilakukan transplantasi hati maka hal yang kita utamakan dahulu pendonor hati. Namun hal tersebut juga harus mendapatkan izin dari orang tua bayi. Kita tetap terus memantau perkembangan bayi penderita atresia bilier tersebut," jelasnya.

Baca juga: Bobby Nasution Jamin Penyembuhan Bayi Penderita Atresia Bilier dan Tunggu Persetujuan Ortu Bayi

Dikatakan Mardohar, penyakit yang diderita oleh Aiyla merupakan bawaan lahir.

Sehingga, saat ini pihaknya masih fokus untuk memperbaiki keadaan umum Aiyla. 

"Atresia bilier yang diderita bayi ini merupakan penyakit bawaan lahir, sehingga ada organ tubuh yang tidak ada di dalam tubuh penderita. Oleh karenanya kita fokus agar organ yang ada berfungsi dengan baik, sehingga keadaan umumnya juga akan membaik," katanya.(cr14/tribun-medan.com) 

Sumber: Tribun Medan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved