Breaking News:

Tepur Banda Makcik Cam, Oleh-oleh Khas Medan Tanpa Pewarna dan Pemanis Buatan

Syamsinar mengaku sejak dirinya mulai membuat tepur banda, kue khas melayu yang dibuatnya ini tak pernah tidak habis dan sangat diminati.

Penulis: Rechtin Hani Ritonga | Editor: Ayu Prasandi
HO
Tepur Banda Makcik Cam 

TRIBUN-MEDAN.com,MEDAN- Berawal dari sang nenek yang gemar untuk memasak kue, Syamsinar akhirnya memulai membuat kue khas melayu Tepur Banda.

Awalnya ia mengaku hanya memulai dari menjual kue klepon dari rumah, karena ingin mengisi waktu luang.

Melihat banyaknya pesanan yang datang kepada kuenya, Syamsinar akhirnya mencoba membuat kue khas melayu yang selalu dibuat oleh neneknya sejak dirinya masih kecil.

Baca juga: Terungkap Bisnis Rachel Vennya hingga Hidup Mewah dan Kerap Traveling

Tepur Banda Makcik Cam
Tepur Banda Makcik Cam (HO)

 

"Waktu itu pas jual klepon kan banyak juga yang suka, tapi kalau klepon banyak yang buat. Terus ada teman yang nyaranin, gimana kalau buat kue khas melayu. Di situ saya teringat nenek saya sering sekali membuat kue tepur banda. Jadi saya coba untuk buat," ungkap Syamsinar.

Syamsinar mengaku sejak dirinya mulai membuat tepur banda, kue khas melayu yang dibuatnya ini tak pernah tidak habis dan sangat diminati oleh pelanggan.

"Semenjak saya mulai membuat tepur banda ini sekalipun tidak pernah tidak habis, buat berapa loyang pun habis," ungkapnya

Kuenya yang kemudian banyak dipesan orang untuk dijual kembali menjadikan kue milik Syamsinar dikenal banyak orang. Hingga pada tahun 2000 ia dengan bantuan anak-anaknya membuat label kue nya dengan nama Makcik Cam.

"Karena orang di luar banyak yang sebut-sebut nama sayan kan. Itu kue si Cam itu, gitu. Ya terakhir dibuat namanya Makcik Cam, sampe ada kotaknya gitu," tuturnya.

Hingga kini, Syamsinar mengaku masih mempertahankan resep membuat kue yang diajarkan neneknya. Rasa khas dari tepur banda nya adalah karena semua bahan pembuatnya alami.

"Kita enggak pakai pewarna buatan, pewarnanya asli dari daun pandan. Juga gulanya tidak pakai pemanis buatan. Karena memang kalo tepur banda ini kalau pakai pewarna atau pemanis buatan langsung ketahuan," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved