Breaking News:

Ini Faktor yang Buat Indonesia Juara Piala Thomas 2021 Menurut Atlet Badminton Sumut Arya Kusuma

Atlet bulutangkis asal Sumatera Utara, Arya Kusuma, memetik pelajaran dari perjuangan skuat Indonesia pada Thomas Cup 2021.

TRIBUN MEDAN/HO
Arya saat menjadi juara 1 pada kompetisi Payahkumbuh Open, Padang. 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Atlet bulutangkis asal Sumatera Utara, Arya Kusuma, memetik pelajaran dari perjuangan skuat Indonesia pada Thomas Cup 2021.

"Cara main enggak mau kalah, itu nomor satu. Mau bagaimana pun di lapangan, pokoknya enggak mau kalah. Karena membawa nama Indonesia. Kalau teknik bermain, rata-rata sama," katanya, Senin (18/10/2021) sore.

Ia salut dengan perjuangan tim Indonesia di ajang Thomas Cup. Menurutnya, semua wakil Indonesia yang berlaga tampil maksimal.

Menurut Arya, kemenangan ini monumental karena Indonesia sudah lama tidak berada di podium juara.

"Anthony mainnya bagus. Di final, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardiantojuga  tampil maksimal. Memang mereka mau menunjukkan, soalnya sudah lama Indonesia enggak juara. Sudah 19 tahun," ujarnya.

Disinggung mengenai insiden gagalnya bendera merah putih dikibarkan saat perayaan juara, Arya mengaku tidak terlalu mengerti.

Lanjutnya, satu hal yang pasti, masyarakat Indonesia pasti kecewa dengan keputusan itu.

"Itu momen yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Indonesia, tapi yang keluar malah bendera PBSI. Itu saya gak tau sih, urusan KONI dan PBSI, mereka yang lebih tahu," ucapnya.

Diketahui, Indonesia memang tengah mendapat sanksi dari otoritas anti-doping dunia, yakni WADA.

Organisasi yang bermarkas di Montreal, Kanada, itu menganggap Indonesia tidak memenuhi kewajibannya terkait tes doping bagi atletnya. (cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved