Breaking News:

Enam Orang Pejabat Eselon II Pemkab Deliserdang Ikut Job Fit, Ini Daftar Pesertanya!

Enam orang pejabat eselon II mengikuti uji kesesuaian (job fit) dalam seleksi jabatan Pemkab Deliserdang.

Penulis: Indra Gunawan | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Enam pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Deliserdang mengikuti seleksi dan uji kesesuaian, Senin (20/10/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com- DELISERDANG - Enam orang pejabat eselon II mengikuti uji kesesuaian (job fit) dalam seleksi jabatan Pemkab Deliserdang.

Uji kesesuaian diantaranya diikuti oleh Kadis Pendidikan Timur Tumanggor, Kadis Pemuda dan Olahraga Khairum Rizal, Kadis Tenaga Kerja Binsar Sitanggang, Kepala BKD Yudi Hilmawan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Zainal Abidin Hutagalung, dan Asisten II Sekdakab Putra Jaya Manalu.

"Benar, ada enam orang yang ikut job fit.  Pelaksanaannya dilakukan Senin lalu di Hotel Wing Kualanamu. Yang ikut job fit hanya yang pejabat eselon II dan sudah lebih setahun menjabat," ujar Sekretaris BKD Deliserdang, M Yusuf Rabu, (20/10/2021).

M Yusuf mengatakan untuk saat ini terjadi kekosongan jabatan defenitif di beberapa Perangkat Daerah seperti di Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset (BPKA), dan Kasat Polisi Pamong Praja.

Untuk mengisi kekosongan jabatan, sesuai ketentuan harus dilakukan job fit dan dibentuk Panitia Seleksi (Pansel). 

Untuk Pansel Sekda Sekda, Darwin Zein sebagai Ketua dan ikut serta Asisten III, Dedi Maswardi dan Faisal Arif Nasution Kepala BKD Provinsi dan dua orang Akademisi, Prof. Subhilhar pH.D dan Prof DR Abdul Rauf MP.

"Jadi untuk mengisi kekosongan ketentuannya harus job fit karena prosedurnya harus seperti itu. Hasil job fit ini menentukan pantas atau tidaknya mereka diposisi itu. Baru kemudian kalau pantas nanti yang ditinggalkan baru akan dilelang dan bisa diikuti oleh pejabat eselon III," kata M Yusuf.

Yusuf mengakui tahapanjob fit yang dilakukan hampir sama dengan lelang jabatan terbuka. Selain uji psikotes juga ada ujian tertulis.

Pelaksanaannya dilakukan satu hari saja dan hasilnya akan dibawa Pansel ke Bupati. 

Setelah itu baru kemudian dilaporkan ke Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) sebelum dipilih Bupati dan dilantik. 

"Hal seperti ini sudah beberapa kali dilakukan hanya saja dulu. Namanya seleksi rotasi mutasi dan sekarang job fit. Kalau memang cocok di tempat yang baru, ya bisa pindah. Tapi kalau enggak ada yang cocok, yang lowong itu harus dilelang. Setelah proses ini selesai, nanti baru kemudian hari ada lelang," ucap M Yusuf. 

Untuk posisi Kasatpol PP, Asisten II dan Kadisporabudpar akan dilelang kedepannnya menunggu beberapa pejabat yang akan memasuki masa pensiun. (dra/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved