Breaking News:

GM Pertamina Patra Niaga Sumut Jumpai Gubernur Bahas Kondisi Persediaan BBM

Kehadiran Asep untuk menemui Gubernur Edy Rahmayadi, menjelaskan kondisi terkini kondisi stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumut.

Penulis: Mustaqim Indra Jaya | Editor: Liston Damanik
TRIBUN MEDAN/HO
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi saat diwawancarai di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Medan, Jumat (13/8/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com, MEDAN - Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara Asep Wicaksono menemui Gubernur Sumut Edy Rahmayadi di Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman, Medan, Kamis (21/10/2021) pagi.

Kehadiran Asep untuk menemui Gubernur Edy Rahmayadi, menjelaskan kondisi terkini stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di Sumut.

"Hal-hal yang penting ada dua yang kami sampaikan. Yang pertama, terkait kejadian beberapa hari lalu, adanya antrian. Jadi pertama soal adanya antrian kami sudah sampaikan," kata Asep, Kamis.

Menurut Asep, ada dua penyebab antrian di SPBU beberapa waktu lalu. Yakni terkait ketersedian stok BBM jenis solar bersubsidi dan pasokan Pertamax yang sempat terbatas di sejumlah SPBU yang ada di Sumut.

Dan ia memastikan, kini tidak lagi ada antrian kendaraan yang ingin mendapatkan BBM jenis solar dan pertamax.

"Terkait adanya antrian itu ada dua hal. Pertama produk terkait solar itu adalah produk BBM bersubsidi. Kenapa ada antrian? Karena kuota yang terbatas. Tapi alhamdulillah, Pertamina yang ada di pusat dengan BPH Migas sudah berkoordinasi. Dan sejak hari Minggu (17/10/2021) kemarin memang sudah kami gelontorkan, sudah kami tambah," ungkap Asep.

Soal kelangkaan Pertamax, ia mengungkapkan bahwa hal tersebut terjadi akibat adanya antrian kapal yang mengangkut minyak pembelian di Singapura dan Malaysia. Sebab hingga kini Indonesia masih mengimpor BBM jenis Pertamax.

"Kedua, adalah terkait BBM Pertamax. Memang ada antrian kapal. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Polda. Dan Polda juga sudah meninjau ke tempat kami, depot kami. Ada hal memang kapal yang seharusnya tanggal 10 (Oktober) tiba, ternyata baru tiba tanggal 12 (Oktober). Tapi alhamdulillah sejak tanggal 13 (Oktober) sudah kami normalkan kembali," jelasnya.

Ke depan PT Pertamina Patra Niaga menjamin tidak akan ada lagi kelangkaan BBM di SPBU hingga akhir tahun ini. Pihaknya memastikan mulai saat ini, ketersediaan stok BBM akan sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumut.

"Kami juga sampaikan kepada beliau (Gubernur), stok akan kami jaga sesuai dengan kebutuhan masyarakat Sumut sampai akhir tahun. Jadi semoga hal-hal yang sepetti kemarin tak terjadi lagi," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved