Breaking News:

Polda Sumut Pastikan Anak Buah Kapolres Simalungun yang Diduga Jual Sabu Bakal Dipecat

Anak buah Kapolres Simalungun yang diduga jual sabu dan ditangkap Polres Siantar dipastikan bakal dipecat dari kesatuannya

Penulis: Fredy Santoso | Editor: Array A Argus
Tribun Medan - HO
Brigadir ETPS, Anggota Polres Simalungun yang ditangkap dalam kasus peredaran narkoba, Kamis (14/10/2021) dini hari 

TRIBUN-MEDAN.COM, MEDAN - Brigadir ETPS, anak buah Kapolres Simalungun, AKBP Nicolas Dedi Arifianto yang sebelumnya ditangkap Polres Siantar karena diduga jual sabu bakal dipecat dari kesatuan.

Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi.

Menurut Hadi, bahwa benar Brigadir ETPS terlibat narkoba. 

Baca juga: Jadi Bandar Sabu, Anak Buah Kapolda Sumut Dibekuk di Kediamannya

"Saat ini oknum polisi itu sudah ditahan di Polda Sumut untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya," kata Hadi, Kamis (21/10/2021).

Hadi mengatakan, Polda Sumut tidak akan memberi ampun bagi personel yang terlibat narkoba, terlebih-lebih menjual narkoba sebagaimana yang dilakukan Brigadir ETPS.

Kemungkinan besar, Brigadir ETPS akan dipecat bersamaan dengan belasan personel Polres Tanjungbalai, yang sebelumnya menjual barang bikti 57 kilogram sabu. 

Baca juga: Anak Buah Kapolda Sumut Jual Sabu Hasil Tangkapan, 11 Bakal Dipecat, Satu Belum Jelas

Sebelumnya, Brigadir ETPS, yang berdinas di Sat Tahti Polres Simalungun ditangkap pada Kamis (14/10/2021) lalu di satu rumah Jalan Melanthon Siregar, Gang Cisadane, Kelurahan Marihat Jaya, Kecamatan Siantar Marihat, Kota Siantar.

Saat digerebek, ditemukan 13 paket sabu yang kabarnya akan dijual pada para pengedar.

Selain 13 paket sabu, ditemukan juga barang bukti lain berupa uang tunai Rp500 ribu dan 3 unit handpone.(cr25/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved