Breaking News:

SE Kemenhub Terbaru Syarat Naik Pesawat Wajib PCR Berlaku Mulai 24 Oktober

Pemerintah menerbitkan aturan terbaru perjalanan orang dalam negeri selama perpanjangan PPKM mulai 19 Oktober hingga 1 November 2021.

Editor: Juang Naibaho
TRIBUN MEDAN/MUHAMMAD ANIL RASYID
Penumpang check in di Bandara Internasional Kualanamu, Deliserdang, Sumatera Utara, Senin (5/7/2021). 

TRIBUN-MEDAN.com - Pemerintah menerbitkan aturan terbaru perjalanan orang dalam negeri selama perpanjangan PPKM mulai 19 Oktober hingga 1 November 2021.

Dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 disebutkan penumpang pesawat wajib menunjukkan hasil PCR maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan. Artinya tes antigen tidak berlaku lagi.

Aturan ini berlaku untuk wilayah Jawa dan Bali dengan kriteria PPKM Level 1-3, dan perjalanan di luar Jawa-Bali.

Perubahan aturan ini mendapat sorotan dari publik. Pasalnya, banyak yang belum mengetahui perihal aturan terbaru itu, baik pihak maskapai, otoritas bandara, maupun masyarakat.

Sebelumnya syarat naik pesawat antar kota atau kabupaten di Jawa-Bali dapat menunjukkan hasil negatif antigen (H-1) jika sudah memperoleh vaksinasi dosis kedua. Sedangkan jika baru vaksin dosis pertama, pelaku perjalanan harus menunjukkan hasil negatif PCR (H-2).

Menyikapi perubahan Inmendagri tersebut, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menerbitkan Surat Edaran Nomor 88 Tahun 2021 pada Kamis (21/10/2021).

SE itu mengatur tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan orang dalam negeri melalui moda transportasi udara yang baru.

Dalam SE Kemenhub terbaru, disebutkan aturan syarat naik pesawat wajib PCR tidak langsung berlaku. Melainkan diberlakukan mulai 24 Oktober mendatang.

"Surat Edaran Nomor 88 untuk transportasi udara ditetapkan hari ini untuk berlaku efektif pada tanggal 24 Oktober 2021 pukul 00 WIB," kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati dalam konferensi pers daring, Kamis (21/10/2021).

Ia mengatakan, aturan perjalanan moda transportasi udara yang baru tidak langsung berlaku, untuk memberikan kesempatan kepada maskapai dan operator bandara mempersiapkan diri, serta memberikan sosialisasi yang cukup kepada calon penumpang.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved