Breaking News:

Serdangbedagai Kembali PPKM Level 3, Ternyata karena Capaian Vaksinasi Masih Rendah

Kabupaten Serdangbedagai Sumatera Utara kembali masuk level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID
Siswa SMA Negeri 1 Sei Rampah, Serdangbedagai (Sergai) melakukan vaksinasi dan disaksikan oleh Kepala BIN Daerah Sumut, Brigjen TNI Asep Jauhari Puja Laksana, Kamis (14/10/2021).(TRIBUN MEDAN/M ANIL RASYID) 

TRIBUN-MEDAN.com, SERGAI - Kabupaten Serdangbedagai Sumatera Utara kembali masuk level 3 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). 

Status baru ini tertera di Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) nomor 54 tahun 2021 tentang Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2 dan Level 1 Serta Mengoptimalkan Posko Penanganan Corona Virus Disease 2019 di Tingkat Desa dan Kelurahan untuk Pengendalian Penyebaran Covid-19.

Diketahui dari instruksi Inmendagri tersebut, bahwa di Sumut ada 14 kabupaten dan kota yang menerapkan PPKM level 3, yakni Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Langkat, Simalungun, dan Asahan.

Lalu Labuhanbatu, Mandailingnatal, Serdangbedagai, Padanglawas Utara, Padanglawas, Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Utara, Nias Utara dan Tanjungbalai.

Untuk kabupaten/kota yang menerapkan PPKM level 2 ada di 18 daerah, yakni Tapanuli Utara, Nias, Karo, Deliserdang, Dairi, Toba, Nias Selatan, Pakpak Bharat, Humbang Hasundutan, Samosir.

Kemudian Batubara, Nias Barat, Medan, Pematangsiantar, Binjai, Tebingtinggi, Padangsidimpuan dan Gunungsitoli.

Sedangkan hanya ada satu daerah di Sumut yang masuk kategori kriteria PPKM level 1 yakni Kota Sibolga.

Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Serdangbedagai, H Akmal mengatakan, meski Kabupaten Sergai berada di level 3, namun kasus terkonfirmasi Covid-19 menunjukan penurunan persetiap kecamatannya. 

"Sekarang ini kasus aktif Covid-19 di Sergai berjumlah empat orang per tanggal (20/4/2021). Jadi untuk kasus Covid-19 kita sebenarnya sudah berada di level 1," ujar H Akmal, Kamis (21/10/2021). 

Lanjut Akmal, meningkatnya level di Kabupaten Serdangbedagai menjadi level 3 bukan semata karena meningkatnya kasus warga yang terkonfirmasi Covid-19. 

"Jadi penilaian naik turun level ini, itu lebih dipengaruhi vaksinasi. Jadi vaksinasi kita sekarang ini belum mencapai target yang sudah ditentukan, minimal sudah mencapai 50 persen. Karena di Inmendagri juga tertera seperti itu. Nah kita belum mencapai target, sekarang ini kita berada di 40 persen vaksinasi," ujar H Akmal. 

Akmal mengatakan, Pemerintah Kabupaten Serdangbedagai terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi. 

"Mudah-mudahan dua minggu ke depan vaksinasi kita maksimal, dan mencapai target minimal 50 persen, dan sergai sudah berada di level 1," ujar Akmal. 

Jubir Satgas Covid-19 yang juga sekaligus menjabat sebagai Kadis Kominfo Sergai ini mengatakan, pemkab juga berupaya untuk menyadarkan masyarakat agar mau divaksin. 

"Semua kabupaten kota levelnya naik, karena sepertinya vaksinasi ini menjadi indikator poin utama," tutup H Akmal. (cr23/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved