Khazanah Islam
Amalan Sunnah Yang Utama, Waktu Mustajab Berkomunikasi dengan Allah, Ini Tips Melaksanakannya
Salat Tahajud merupakan satu di antara salat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan
TRIBUN-MEDAN.com - Sholat tahajud merupakan ibadah sunnah yang termasuk diutamakan.
Sholat merupakan cara seorang hamba berkomunikasi kepada Sang Pencipta Allah.
Dan tahajud merupakan waktu yang dicintai oleh Allah.
Menunaikan salat Tahajud di sepertiga malam sangat dianjurkan bagi umat Islam.
Sholat tahajud dilakukan setelah tidur lebih dahulu lalu bangun di tengah malam.
Sehingga ibadah ini terkadang sulit dilakukan. Karena rasa malas untuk bangkit dari lelapnya tidur.
Kendati sudah punya niat, terkadang sulit dan malas untuk bangun mengerjakan salat Tahajud.
Baca juga: Bacaan Surat Al Kahfi dan Artinya, Nabi Muhammad Ingatkan Keutamaan Luar Biasa
Baca juga: Punya Darah Italia, Janda Stefan William Ini Ternyata Masih Saudara dengan Nagita Slavina
Baca juga: Berubah Drastis, Juara Indonesia Idol Ini Kini Sulit Ekonomi, Sambung Hidup Jualan Mie Ayam
Salat Tahajud merupakan satu di antara salat sunah yang sangat dianjurkan untuk dilaksanakan.
Salat ini dilakukan setelah tidur, tepatnya di sepertiga malam terakhir.
Ibadah salat Tahajud juga memiliki manfaat yang luar biasa bagi kehidupan kita.
Satu di antaranya adalah sebagai penghapus dosa, menenangkan jiwa, dan memohon doa agar terkabul dengan mudah.
Melaksanakan salat Tahajud tidak mudah karena harus menahan perasaan malas dan mengantuk untuk bangun.
Berikut ini cara agar tak malas bangun mengerjakan salat Tahajud.
Satu di antaranya, sebelum tidur dianjurkan berwudu.
Dilansir dari Hasana.Id, berikut ini beberapa tips bangun salat Tahajud yang bisa dilakukan agar salat Tahajud bisa dilaksanakan dengan baik.
1. Niat
Tips salat Tahajud yang paling utama adalah niat.
Niatkan di dalam hati akan melaksanakan salat Tahajud karena Allah Swt.
Niat yang kuat bisa menumbuhkan rasa lebih bersemangat.
2. Tidur Lebih Awal
Sama seperti apa yang dianjurkan oleh Rasulullah.
Tidur lebih awal setelah melaksanakan salat Isya juga bisa membantu agar terbangun di sepertiga malam.
Usahakan untuk tidur tidak lebih dari jam 10 malam.
3. Pasang Alarm
Tips bangun salat Tahajud salah satunya bisa memanfaatkan alarm.
Para ulama menyarankan untuk melakukan salat Tahajud di sepertiga malam yaitu jam 3 dini hari.
Pasang alarm sesuai dengan jam yang diinginkan.
4. Bersuci Sebelum Tidur
Biasanya untuk bersuci atau berwudhu sebelum tidur.
Ini juga bisa menjadi salah satu tips agar istiqamah salat Tahajud.
Berwudu memungkinkan untuk tidak digoda oleh setan yang membuat malas bangun untuk mendirikan salat Tahajud.
5. Tidur dengan Posisi Miring Kanan
Sunah Rasulullah adalah tidur dengan posisi miring ke kanan.
Hal ini dikatakan bisa mempermudah untuk bangun di sepertiga malam.
Posisi ini dapat membuat tubuh terjaga dengan baik sehingga kualitas tidur lebih optimal.
6. Minum Segelas Air Putih
Dehidrasi akan membuat tubuh lemas dan malas untuk bangun.
Agar tubuh kita tetap bersemangat, pastikan sebelum tidur cukup cairan. Minum segelas air putih sebelum tidur.
7. Jangan Makan Berlebihan
Mengontrol makan supaya tak berlebihan bisa jadi tips agar terbiasa salat Tahajud.
Kalau makan secara berlebihan sebelum tidur, tubuh akan lebih lama mencerna makanan.
Ketika tubuh sedang mencerna, tentu akan berada dalam keadaan rileks sehingga malas untuk bergerak.
Rasa malas ini yang nantinya bisa menghambat untuk bangun ketika hendak melaksanakan salat Tahajud.
Itulah beberapa tips dan cara agar tak malas bangun untuk mengerjakan salat Tahajud.
Ini Keutamaan Sholat Tahajud
1. Kedudukan Terpuji
Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra ayat 79:
وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا
“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’: 79)
2. Kunci Masuk Surga
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:
يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الأَرْحَامَ وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan shalatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Ibnu Majah)
Baca juga: Ogah Dimadu Indriani Pilih Cerai dari Aktor Ternama, Kini Makin Menawan Punya Jabatan Mentereng
3. Salat Sunnah Paling Utama
Salat tahajud yang juga disebut qiyamul lail atau Salat lail merupakan Salat sunnah yang paling utama. Sebagaimana sabda Rasulullah:
أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ
“Salat yang paling utama setelah Salat fardhu adalah Salat malam” (HR. An Nasa’i)
4. Kemuliaan dan Kewibawaan
Selain mendapatkan kedudukan mulia di akhirat kelak, orang-orang yang ahli salat tahajud juga akan mendapatkan kedudukan yang mulia di dunia. Allah akan memberinya kemuliaan dan kewibawaan.
وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ
“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada salat malamnya” (HR. Hakim, hasan)
5. Doanya Dikabulkan
Orang yang mengerjakan Salat tahajud kemudian berdoa, insya Allah doanya dikabulkan Allah. Apalagi jika ia melakukannya di sepertiga malam yang terakhir.
6. Kebiasaan Orang Shalih
Salat ini merupakan kebiasaan orang-orang shalih terdahulu. Maka siapa yang saat ini senantiasa mengerjakannya, maka ia pun tercatat sebagai orang-orang yang shalih sebagaimana mereka.
“Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)
7. Penghapus dan Pencegah Dosa
Setiap orang pasti memiliki dosa. Dosa-dosa yang kecil bisa berguguran dengan menjalankan Salat sunnah ini sebagaimana hadits di atas.
Yang lebih istimewa lagi, tahajud juga bisa mencegah seseorang dari perbuatan dosa.
Orang yang melazimkan tahajud akan mendapatkan taufiq dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dirinya terjauhkan dari maksiat dan dosa.
8. Menolak Penyakit
Di antara keutamaan tahajud adalah menolak penyakit. Termasuk wabah virus Covid-19
Dengan izin Allah, orang-orang yang mengamalkan salat sunnah ini akan dijaga kesehatannya dan dijauhkan dari penyakit. Keutamaan ini telah terbukti secara medis.
Doa Sholat Tahajud
اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ
Allahumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta malikus samawati wal ardhi wa man fi hinna. Wa lakal hamdu anta nurus samawati wal ardhi wa man fî hinna.
Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqa’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan naru haq. Wan nabiyyûna haq. Wa Muhammadun shallallahu alaihi wasallama haq. Was sa‘atu haq.
Allahumma laka aslamtu. Wa bika amantu. Wa alaika tawakkaltu. Wa ilaika anabtu. Wa bika khashamtu. Wa ilaika hakamtu.
Fagfirlî ma qaddamtu, wa ma akhkhartu, wa ma asrartu, wa ma a‘lantu, wa ma anta a‘lamu bihi minni. Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. La ilaha illa anta. Wa la haula, wa la quwwata illa billah.
Artinya: “Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.
Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar. Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata, Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai. Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku. Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”
(*/Tribun-Medan.com)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/medan/foto/bank/originals/sholat-gua.jpg)