Breaking News:

Cegah Kasus Covid-19 di Karo Kembali Meningkat, Dinkes Fokus Lakukan Tracing & Isolasi

Selain itu, efek Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan selama ini cukup berpengaruh besar. 

Penulis: Muhammad Nasrul | Editor: Ayu Prasandi
TRIBUN MEDAN/Muhammad Nasrul
Forkopimda Kabupaten Karo, mengecek program vaksinasi massal yang digelar di Stadion Samura, Jalan Stadion, Kabanjahe, belum lama ini. 

TRIBUN-MEDAN.com, KARO - Beberapa waktu terakhir, kasus penyebaran virus corona (Covid-19) di Kabupaten Karo terlihat cenderung menurun.

Bahkan, berdasarkan data yang didapat dari Satgas penanganan Covid-19 Kabupaten Karo, jumlah kasus harian yang terkonfirmasi bertahan di bawah lima kasus. 

Baca juga: PPKM Level 2, Pemko Medan Kembali Lakukan Penyekatan, Ini Lokasinya

Dengan kondisi ini, tentunya membawa dampak positif yang menunjukkan jika penyebaran Covid-19 di Kabupaten Karo sudah dapat terkendali. Namun begitu, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Karo tetap meminta masyarakat agar jangan lengah sehingga dapat menyebabkan kasus kembali meningkat. 

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Karo Arie O Lopiga, mengungkapkan jika penurunan kasus ini didukung dari semakin menyebarnya cakupan vaksinasi bagi masyarakat.

Selain itu, efek Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dilakukan selama ini cukup berpengaruh besar. 

"Ya kita lihat cukup landai sekarang, ini tidak terlepas dari vaksin dan PPKM. Inilah yang harusnya terus dijalankan, dan kita minta masyarakat juga jangan terlalu euforia karena kalau lengah bisa saja kembali meningkat," ujar Arie, Jumat (22/10/2021).

Ketika ditanya perihal langkah dari Dinkes untuk mencegah kasus Covid-19 kembali meningkat, Arie menjelaskan langkah yang juga dilakukan ialah memperketat proses pelacakan atau tracing warga yang diduga terpapar Covid-19.

Hal ini, dilakukan setelah jika adanya temuan kasus baik yang melakukan laporan atau dari hasil laboratorium warga yang melakukan pengetesan rapid maupun PCR. 

Baca juga: Jalan di Air Joman Kupak-Kapik, Wagub Sumut Bilang Belum Ada Duit untuk Perbaikan

"Jadi memang kemarin kita sempat mendapatkan kasus itu dari masyarakat yang melakukan tes mandiri. Setelah diketahui positif, kita lansung melakukan tracing keluarga dan kontak erat dari kasus tersebut," ucapnya. 

Tak sampai di situ, Arie juga mengatakan jika setelah mendapatkan hasil yang akurat mereka lansung fokus melakukan isolasi bagi masyarakat yang terpapar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved