Breaking News:

Kasus Oknum Tentara Aniaya Bu Lurah Hingga Berdarah-darah, Ini Perkembangannya Kata Polisi

Polres Siantar membeberkan perkembangan kasus oknum tentara aniaya bu lurah di Siantar hingga berdarah-darah. Berikut penjelasannya

Penulis: Alija Magribi | Editor: Array A Argus
Tribun Medan/Alija Magribi
Kapenrem 022/PT Mayor Sondang Tanjung (Kiri), Lurah Asuhan Walmaria Zalukhu (Tengah) dan Kepala Inspektorat Junaedi Sitanggang, Senin (23/8/2021) 

TRIBUN-MEDAN.COM, SIANTAR- Kasus oknum tentara aniaya bu lurah hingga berdarah-darah di Kota Siantar sempat ramai diperbincangkan dan jadi perhatian publik.

Adapun pelaku yang dituduh melakukan penganiayaan yakni Serda JS.

Sementara, yang jadi korban penganiayaan adalah Lurah Asuhan Walmaria Zalukhu.

Terkait kasus yang terjadi pada Minggu (22/8/2021) malam silam itu, Kasat Reskrim Polres Siantar, AKP Edi Sukamto mengatakan, ia berupaya memanggil Walmaria Zalukhu karena sempat menyebut ihwal konflik karena penerapan protokol kesehatan di kelurahannya.

Baca juga: Bu Lurah Harjosari Nyaris Bentrok dengan Pedagang di Jalan Sisingamangaraja saat Razia

"Kita coba untuk tahapan mediasi. Kita panggil yang bersangkutan untuk klarifikasi, kemudian kita coba mediasi apakah bisa diterapkan restoratif justice atau tidak. Kemudian bila tak tercapai restoratif justice, kita akan periksa kembali berkas," kata Edi, Jumat (22/10/2021).

Edi mengatakan, kepolisian tidak bisa semena-mena dalam penyelidikan kasus ini, mengingat Walmaria sempat menyebarkan informasi di Facebook bahwa ia dipukuli oleh oknum prajurit TNI-AD karena menjalankan protokol kesehatan. 

Ia menjelaskan, bila tak terjadi restoratif justice, mereka akan meminta ahli bahasa untuk meneliti informasi yang disampaikan Walmaria apakah berbau pelanggaran ITE atau tidak.

"Karena memang menerapkan UU ITE ini juga tidak bisa sewenang-wenang. Kita butuh pakar bahasa untuk meneliti isi pesan yang disampaikan," katanya.

Baca juga: Kisah Berdarah di Samosir, Kepala Raja Tua Dipenggal Anak, Soal Dipasung Hingga Obat Stresnya Habis

Dilaporkan Pelanggaran UU ITE 

Walmaria Zalukhu kini dilaporkan ke Polres Siantar terkait Undang Undang ITE dengan Laporan Polisi : LP/B/537/IX/2021/SPKT/Polres Pematangsiantar/Polda, Sumut tanggal 1 September 2021.

Binaris Situmorang, kuasa hukum pelapor mengatakan telah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Laporan (SP2HPL) dari penyidik Satreskrim Polres Siantar.

Halaman
123
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved