Breaking News:

Libidonya Dianggap Jadi Masalah Serius Negara, Raja Spanyol Ini Disuntik Hormon Wanita

Mantan Raja Spanyol Juan Carlos disebut harus disuntik hormon wanita untuk menekan gairah seks.

ALAMY / Tribun Medan
Raja Spanyol dan zu Sayn-Wittgenstein dalam satu acara di Barcelona pada 2006. 

TRIBUN-MEDAN.com - Mantan Raja Spanyol Juan Carlos disebut harus disuntik hormon wanita untuk menekan gairah seks.

Pernyataan itu keluar dari mantan komisaris polisi Jose Manuel Villarejo, yang disidang atas dugaan pemerasan dan korupsi.

Menurut keterangan Villarejo, dinas rahasia Spanyol harus menyuntiknya supaya libido sang raja menurun.

Mantan kepala polisi berusia 70 tahun itu, Rey Emirito (Raja Emiritus) itu diinjeksi hormon wanita dan penghambat testosteron.

"Gairah seks beliau, membuatnya menjadi orang yang bersemangat, menjadi masalah serius negara," kata Villarejo dikutip The Times.

Sontak, anggota parlemen yang mengikuti sidang dengar pendapat terkesiap dan terkikik mendengar klaim Villarejo tersebut.

Villarejo bergeming, dan menyebut eks kepala Pusat Intelijen Nasional (CNI) Felix Sanz Roldan sebagai pencetus ide itu.

Tetapi Roldan membantah, dan menyebut dia baru mengetahuinya dari mantan gundik Juan Carlos, Corinna zu Sayn-Wittgenstein.

Dalam rekaman yang dirilis Villarejo pada 2016, Corinna mengungkapkan Raja Spanyol periode 1975-2014 itu disuntik hormon supaya "kekuatannya menghilang".

"Mereka merenggut segalanya darinya. Dia bahkan tidak bisa menjadi perempuan," kata Corinna, yang berselingkuh dengan sang raja pada 2004-2009.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved