Breaking News:

Suara Suporter

Pekerjaan Rumah PSMS Medan: Perbaiki Permainan yang Monoton!

Buruknya penampilan penyerang anyar Mamadou Hady Barry saat laga melawan PSPS Riau menjadi salah satu faktor yang membuat PSMS gagal meraih poin penuh

TRIBUN MEDAN/HO
Sekretaris Caretaker Kampak FC, Abdillah Didit Pryatna. 

oleh Sekretaris Caretaker Kampak FC, Abdillah Didit Pryatna

Buruknya penampilan penyerang anyar Mamadou Hady Barry saat laga melawan PSPS Riau, Rabu (20/10/2021), menjadi salah satu faktor yang membuat PSMS gagal meraih poin penuh.

Menurut saya, skuat Ayam Kinantan gagal memanfaatkan sejumlah peluang. Karena itu, untuk pertandingan berikutnya Mamadou sebaiknya tidak masuk sebagai starting line up.

Dari hasil pertandingan itu, pelatih memiliki pekerjaan rumah (PR) besar yang harus dituntaskan jika berniat naik ke Liga 1. Atau setidak-tidaknya lolos fase grup.

PR itu di antaranya, mengubah permainan PSMS yang tampak monoton. Saya berharap ke depan PSMS bisa memainkan bola dari setiap sisi sayap dan lebih berani untuk operan-operan pendek untuk membuka serangan.

Selain itu, anak-anak Medan harus lebih tenang dalam bermain. Misalnya, pada pertandingan melawan PSPS Riau, di mana pemain PSMS baru menit 49 sudah dapat dua kartu kuning.

Kepada pelatih, saya pun berharap dapat menciptakan strategi yang sulit dibaca lawan. 

Saya tetap optimis PSMS dapat lolos fase grup, dan berharap performa tim lain menurun.

Semoga itu terjadi, dan PSMS bisa menaklukkan Sriwijaya di putaran akhir penyisihan pertama nanti. Salam tangan menyilang, Ribak Sude!

(cr12/tribun-medan.com)

Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved